Kilat Kuphi Ekspansi ke Transmart Medan, Sajikan Makanan Nusantara

CNN Indonesia
Minggu, 15 Feb 2026 18:41 WIB
Kilat Kuphi resmi membuka gerainya pada 5 Februari 2026. Kilat Kuphi menghadirkan beragam menu dalam satu lokasi yang nyaman.
Pengunjung Transmart Medan Fair, Kota Medan kini memiliki pilihan kuliner baru setelah Kilat Kuphi resmi membuka gerainya pada 5 Februari 2026. (CNN Indonesia/Farida).
Medan, CNN Indonesia --

Pengunjung Transmart Medan Fair, Kota Medan kini memiliki pilihan kuliner baru setelah Kilat Kuphi resmi membuka gerainya pada 5 Februari 2026. Mengusung konsep food court modern berbasis UMKM (usaha mikro kecil menengah), Kilat Kuphi menghadirkan beragam menu dalam satu lokasi yang nyaman.

Manajer Operasional Kilat Kuphi, Satrio, mengatakan pembukaan di Transmart merupakan bagian dari upaya meningkatkan level bisnis dan menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.

"Motivasinya kita di Transmart sebenarnya ingin naik level. Dari awalnya kedai kopi, akhirnya bisa masuk ke mal, bisa tembus pasar yang lebih tinggi," kata Satrio, Minggu (15/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kilat Kuphi awalnya mengadopsi konsep kedai kopi khas Aceh dan Medan yang identik sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi. Namun, manajemen melihat keterbatasan pilihan makanan di kedai kopi pada umumnya.

"Dari situ, Kilat Kuphi mulai mengembangkan konsep dengan menghadirkan menu yang lebih beragam, tidak hanya kuliner Aceh, tetapi juga makanan Nusantara hingga Western," ujarnya.

Di gerai Transmart Medan Fair, Kilat Kuphi menghadirkan 28 tenant yang seluruhnya merupakan pelaku UMKM. Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari mie Aceh, bebek Madura, burung goreng khas Pematangsiantar, sate Alfresco, lontong Hayati Kasuari, hingga makanan modern seperti burger dan steak.

"Konsepnya sebenarnya terbentuk secara alami. Awalnya kedai kopi, lalu kita tambah tenant makanan yang enak dan diterima pelanggan, akhirnya berkembang jadi seperti food court," ujarnya.

Satrio menjelaskan, setiap tenant yang bergabung telah melalui proses seleksi. Manajemen memastikan kualitas rasa, konsistensi, dan kesiapan operasional sebelum tenant mulai berjualan.

"Kita tes dulu makanannya, kita pastikan rasanya cocok dan konsisten. Yang masuk di sini memang sudah terpilih," kata Satrio.

Seluruh tenant merupakan pelaku UMKM, sebagian di antaranya telah bekerja sama dengan Kilat Kuphi sebelumnya. Sementara tenant baru dipilih untuk melengkapi variasi menu yang belum tersedia.

"Manajemen juga menerapkan standar operasional prosedur (SOP) ketat, mulai dari penggunaan seragam, kebersihan, hingga cara penyajian makanan. Seragam tenant dibedakan dari staf manajemen untuk memudahkan identifikasi," sebutnya.

Selain itu, evaluasi dilakukan secara rutin setiap bulan dengan indikator utama meliputi penjualan, kualitas makanan, pelayanan, dan konsistensi rasa. Tenant diberikan waktu evaluasi selama tiga bulan.

"Kita lebih memilih berdiskusi dan membantu tenant, misalnya dengan promosi di media sosial. Biasanya tenant mundur sendiri kalau merasa tidak mampu bersaing," ujarnya.

Selain menghadirkan variasi menu, Kilat Kuphi juga menyediakan pilihan makanan terjangkau, seperti nasi sayur telur seharga Rp20.000 yang ditujukan khusus bagi karyawan mal dan pekerja di sekitar lokasi.

Menurut Satrio, kebiasaan masyarakat Medan yang gemar membeli makanan di luar rumah menjadi salah satu peluang utama pengembangan usaha kuliner.
"Orang Medan itu memang suka jajan dan jarang masak di rumah, jadi potensi kuliner sangat besar," urainya.

Saat ini Kilat Kuphi telah memiliki tiga cabang di Medan, yaitu di Johor, Sunggal (Garuda), dan Transmart Medan Fair.

Ke depan, Kilat Kuphi menargetkan ekspansi ke berbagai kota lain, khususnya di wilayah Sumatera. Kota yang menjadi target antara lain Padang, Pekanbaru, Palembang, Lampung, dan Pangkal Pinang.

Manajemen juga membuka peluang ekspansi ke Pulau Jawa, termasuk Jakarta dan Bekasi, meski masih mempertimbangkan kesiapan pasar dan perilaku konsumen.

"Harapannya, di mana ada Transmart, di situ ada Kilat Kuphi," ujar Satrio.

Menjelang Ramadan, Kilat Kuphi memastikan kesiapan operasional, termasuk menjaga konsistensi menu dan pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Gerai ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti WiFi, mushala, dan kamar mandi untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

"Kita harapannya meja selalu penuh dan tenant bisa berkembang bersama," kata Satrio.

Sementara itu, Business Head Transmart Medan Fair, Dasmiwal, menambahkan kehadiran Kilat Kuphi turut mendorong peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan tersebut. Transmart kini tidak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berkembang sebagai destinasi kuliner.

"Kehadiran Kilat Kuphi menambah pilihan kuliner bagi pengunjung. Transmart tidak hanya untuk belanja kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi tempat menikmati makanan yang lengkap dan terjangkau," tutup Dasmiwal.

(fnr/ugo)


[Gambas:Video CNN]