10 Hari Pertama Ramadhan Disebut Apa? Ini Penjelasannya

CNN Indonesia
Jumat, 20 Feb 2026 12:15 WIB
Bulan Ramadhan terbagi dalam tiga fase, 10 hari pertama disebut sebagai fase rahmat. Ini penjelasan lengkapnya.
Ilustrasi. Bulan Ramadhan terbagi dalam tiga fase, 10 hari pertama disebut sebagai fase rahmat. (istockphoto/Choreograph)
Jakarta, CNN Indonesia --

Umat muslim kembali memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H. Bulan ini memiliki keistimewaan yang dibagi menjadi tiga fase yang masing-masing terdiri dari 10 hari. Lalu, 10 hari pertama Ramadhan disebut apa?

Seperti yang diketahui, fase pertama bulan Ramadhan akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 Ramadhan. Fase kedua berlangsung tanggal 11-20 Ramadhan. Adapun fase terakhir akan berlangsung tanggal 21-29 atau 30 Ramadhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Antara satu fase dengan fase lainnya pada bulan Ramadhan ini, memiliki keistimewaan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, umat muslim diperintahkan untuk mengetahui setiap fase di bulan Ramadhan agar dapat memaksimalkan pahala yang didapat pada bulan puasa ini.

10 hari pertama Ramadhan disebut apa?

Menukil dari laman NU Online, bulan Ramadhan dibagi menjadi tiga fase, yakni fase pertama atau fase awal, fase kedua atau fase pertengahan, dan fase ketiga atau fase akhir. Masing-masing fase dalam bulan Ramadhan ini memiliki keistimewaan tersendiri.

Adapun pembagian bulan Ramadhan menjadi tiga fase ini berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam kitabnya yang berjudul Syu'abul Iman dan Ibn Khuzaimah dalam kitabnya yang berjudul Sahih Ibn Khuzaimah yang berbunyi:

أوله رحمة، وأوسطه مغفرة، وآخره عتق من النار

Artinya:

"Adalah bulan Ramadhan awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah, dan akhirnya pembebasan dari api neraka." (HR. al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman dan Ibn Khuzaimah dalam Sahih Ibn Khuzaimah.)

Berdasarkan hadis di atas, 10 hari pertama Ramadhan disebut dengan fase rahmat. Pada fase ini, Allah akan mencurahkan segenap rahmat dan kasih sayang-Nya bagi umat muslim yang ingin mendapatkannya dengan jalan memperbanyak ibadah.

Para ulama menyebutkan, fase rahmat menjadi fase terberat yang harus dilalui oleh umat muslim. Hal ini karena umat muslim akan mengalami perubahan rutinitas yang dijalani pada hari-hari biasa.

Pada hari selain Ramadhan, rutinitas keseharian seperti makan, minum, atau berkumpul dengan pasangan bisa dilakukan kapan saja.

Namun pada saat bulan Ramadhan, semua rutinitas yang dapat membatalkan puasa tersebut harus dihindari. Muslimin diperintahkan untuk menahan diri karena sedang menjalankan ibadah puasa.

Allah SWT berjanji bagi umat muslim yang berhasil melewati fase 10 hari pertama Ramadhan ini akan dilimpahkan pahala dan rahmat-Nya. Allah SWT akan membuka pintu rahmat dengan seluas-luasnya bagi muslimin yang ikhlas dan sabar pada saat menjalankan puasa.

Untuk mendapatkan rahmat Allah SWT pada 10 hari pertama Ramadhan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah sunah. Contohnya adalah memperbanyak sholat sunah, membaca Al-Qur'an, serta memperbanyak zikir.

Selain itu, kita juga diperintahkan untuk memperbanyak membaca doa. Adapun doa yang dianjurkan untuk dibaca pada 10 hari pertama Ramadhan adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ ارْحَمْنَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya:

"Ya Allah, sayangilah kami, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang".

Jika semua amalan-amalan wajib dan sunah tersebut bisa dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas, maka niscaya Allah SWT akan mencurahkan segenap rahmatnya pada 10 hari pertama Ramadhan ini.

Itulah penjelasan mengenai 10 hari pertama Ramadhan yang juga disebut dengan fase rahmat yang dapat dijadikan referensi.

(ahd/rti)