7 Spot Berburu Takjil Legendaris di Jakarta, Bukan Cuma Pasar Benhil

CNN Indonesia
Minggu, 22 Feb 2026 17:00 WIB
Ilustrasi tempat berburu takjil saat bulan suci Ramadan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Momen berburu takjil menjadi salah satu tradisi yang paling dinantikan selama bulan Ramadan. Sembari menunggu azan Maghrib, kegiatan ngabuburit menyusuri deretan penjual kudapan manis hingga gorengan selalu berhasil menciptakan suasana semarak.

Di Jakarta, terdapat sejumlah titik legendaris yang setiap tahunnya menjelma menjadi pasar takjil musiman. Berikut tujuh lokasi berburu takjil di Jakarta yang wajib disambangi, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Pasar Takjil Bendungan Hilir (Benhil)

Kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, bisa disebut sebagai 'pusatnya' takjil di ibu kota. Pasar Takjil Benhil selalu dipadati masyarakat yang mengincar aneka jajanan mulai dari harga Rp5.000.

Selain gorengan dan es buah, tempat ini menjadi incaran pencinta kuliner khas Minangkabau. Anda bisa menemukan bubur kampiun, bubur jagung khas Aceh, hingga lemang yang menggugah selera.

2. Jalan Sabang

Dikenal sebagai kawasan kuliner sepanjang tahun, Jalan Sabang di Jakarta Pusat semakin meriah saat Ramadan. Selain takjil standar seperti kolak dan lontong, keunggulan tempat ini adalah keberagaman kuliner beratnya.

Setelah berbuka dengan kudapan ringan, Anda bisa melanjutkan agenda wisata kuliner dengan menyantap soto ceker atau nasi goreng kambing yang ikonik di area ini setelah salat Tarawih.

3. Jalan Kramat Raya Senen

Bagi Anda yang rindu kampung halaman atau pencinta kuliner Sumatra Barat, Jalan Kramat Raya adalah jawabannya. Selama Ramadan, deretan penjual di sini menawarkan takjil khas Padang yang autentik seperti lamang tape dan bubur kampiun. Jika ingin langsung makan berat, nasi kapau dengan lauk pauk lengkap tersedia di sepanjang jalur ini.

4. Kawasan Blok M

Blok M tetap menjadi magnet bagi anak muda dan pencinta kuliner viral. Selain kafe estetik, bazar makanan di Blok M Square menjadi titik utama pencarian takjil. Pilihannya sangat beragam, mulai dari jajanan tradisional Nusantara, kuliner Jepang di Little Tokyo, hingga kudapan kekinian yang tengah populer di media sosial.

5. Masjid Agung Al-Azhar

Area belakang Masjid Agung Al-Azhar di Jakarta Selatan menawarkan suasana ngabuburit yang kental dengan keramahan lokal. Selain pasar takjil mendadak, kedai-kedai legendaris seperti Roti Bakar Eddy, sate ayam, dan nasi goreng tetap menjadi primadona bagi warga yang ingin berbuka di sekitar masjid.

6. Masjid Cut Meutia

Masjid Cut Meutia memiliki daya tarik unik. Selain deretan penjual es, gorengan, dan jajanan manis yang terjangkau, pihak masjid biasanya menyediakan takjil gratis berupa air mineral dan kue bagi jemaah. Uniknya, di sini Anda juga bisa berbelanja perlengkapan ibadah seperti sarung dan peci secara langsung di lokasi.

7. Masjid Sunda Kelapa

Kawasan Menteng tidak kalah semarak dengan keberadaan pasar takjil di sekitar Masjid Sunda Kelapa. Pedagang kaki lima di sini menawarkan menu yang sangat variatif, mulai dari roti maryam, kue cubit, hingga siomay. Untuk santapan yang lebih mengenyangkan, sate padang dan nasi pecel di lokasi ini selalu laris manis diburu pembeli.

(ana/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK