Ini Pulau Terluas di Laut Karibia, Jalanannya Dipenuhi Mobil Klasik

CNN Indonesia
Jumat, 27 Feb 2026 16:15 WIB
Ilustrasi. Tak sedikit orang yang bertanya-tanya soal apa pulau terbesar di Laut Karibia. (YAMIL LAGE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Laut Karibia merupakan salah satu laut dengan karakteristik yang didominasi oleh pulau-pulau dan pantai. Lalu, jika berbicara pulau di sana, kira-kira apa pulau terbesar di laut Karibia?

Secara geografis, laut Karibia berada di sebelah tenggara teluk Meksiko serta berbatasan dengan Samudra Atlantik. Luas wilayahnya kurang lebih mencapai 2.754.000 kilometer persegi, sedangkan jumlah penduduknya berkisar 44,7 juta jiwa.

Wilayah Karibia terletak di antara Amerika Tengah, Meksiko, Kepulauan Besar Antillen, hingga Kuba. Untuk kedalaman lautnya rerata mempunyai dalam 2.200 meter. Adapun titik terdalamnya berada di Palung Cayman yang mencapai hingga 7.686 meter.

Nah, dengan banyaknya pulau-pulau tropis dan pantai yang eksotis, tidak heran para wisatawan dari berbagai belahan dunia merasa tertarik untuk menikmati sekaligus mendatangi keindahan Karibia. Dengan pulau-pulau yang bejibun, apa pulau terbesar di laut Karibia?

Pulau terbesar di laut Karibia

Pulau terbesar di laut Karibia adalah Kuba, dengan total luas mencapai 110.860 kilometer persegi sebagaimana dinukil dari Caribvisitor. Tak hanya itu, Kuba juga termasuk dalam gugusan Antillen Besar, yakni kelompok pulau besar yang juga mencakup Jamaika dan Puerto Rico.

Sebagai pulau terbesar di laut Karibia, Kuba tampak mencolok. Bukan semata-mata dilihat dari luasnya belaka, melainkan dari sisi lainnya seperti kehidupan, lanskap alam, budaya, dan lain sebagainya.

Kota Havana, selaku ibu kota Kuba misalnya, selalu terlihat ramai di tiap sudutnya baik oleh warga lokal atau pun wisatawan. Belum lagi pemandangan alam seperti pantainya yang tenang, hingga datarannya yang subur.

Fakta menarik tentang Kuba

Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Kuba sebagai pulau terbesar di laut Karibia, berikut fakta menariknya seperti dinukil dari Visit Cuba dan sumber lainnya.

1. Punya tradisi unik ketika tahun baru

Masyarakat Kuba memiliki cara yang khas dan cukup nyentrik ketika menyambut Tahun Baru, salah satu yang populer adalah membersihkan rumah secara menyeluruh menjelang pergantian tahun.

Selain itu, seember air bakal disiramkan ke jalanan sebagai simbol pembuangan energi buruk. Bahkan, yang tak kalah unik, terdapat tradisi orang keluar rumah sambil membawa koper lalu berjalan mengelilingi sekitar tempat tinggal masing-masing.

2. Jalanan didominasi mobil klasik

Ilustrasi. Jalanan di Havana, Kuba kerap dipenuhi mobil-mobil klasik. (REUTERS/YANDER ZAMORA)

Alih-alih melihat mobil keluaran terbaru, di Karibia khususnya Kuba, justru mobil-mobil klasik keluaran 1930 sampai 1950-an yang sering berseliweran di jalan. Merek dari mobil-mobil tersebut di antaranya Chevrolet, Plymouth, hingga Mercury.

Siapa sangka, mobil-mobil tersebut bukan hanya untuk menambah nuansa klasik dan nostalgia, tetapi berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan mobil klasik berfungsi sebagai transportasi umum, terutama taksi.

3. Memiliki jalur kereta api pertama di Amerika Latin

Meskipun kerap dianggap sebagai negara atau pulau yang pembangunannya relatif lambat, siapa nyana bahwa Kuba justru pernah menjadi pelopor transportasi rel kereta api di kawasan Amerika Latin.

Negara kepulauan ini memperkenalkan jalur kereta api pertama di wilayah tersebut pada 19 November 1837, rutenya kala itu menghubungkan antara Havana dan Bejucal.

Bagaimana, sekarang sudah tahu, kan, apa pulau terbesar di laut Karibia? Musim kemarau menjadi waktu terbaik untuk berkunjung ke Kuba, dengan Maret-April yang dianggap sebagai momen paling ideal.

(hdr/asr)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK