Bali Banjir, 350 Orang Dievakuasi Termasuk Turis Asing
Hujan lebat yang mengguyur Bali sejak Sabtu (21/2) memicu banjir di sejumlah wilayah pada Senin (23/2). Ratusan orang, termasuk warga lokal dan wisatawan mancanegara, terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet.
Pulau Dewata yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia itu dilanda cuaca ekstrem yang memicu berbagai bencana hidrologi. Tak hanya banjir, sejumlah titik juga dilaporkan mengalami tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin kencang.
Beberapa kawasan terdampak antara lain Kuta, Badung, dan ibu kota provinsi Denpasar. Air merendam rumah, toko, kafe, hotel, hingga fasilitas publik. Aktivitas masyarakat dan wisatawan pun terganggu.
Di kawasan Kuta, ketinggian air dilaporkan mencapai 1,2 meter. Petugas gabungan bergerak cepat mengevakuasi korban, termasuk turis asing yang terjebak di dalam hotel, menggunakan armada perahu karet.
Mengutip laporan The Straits Times, Pejabat Senior Badan Mitigasi Bencana setempat, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, mengonfirmasi kepada Agence France-Presse (AFP) bahwa total 350 orang telah dievakuasi hingga Selasa (24/2).
Dari jumlah tersebut, 30 di antaranya merupakan turis asing. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sebagian besar warga kembali ke rumah masing-masing setelah air mulai surut. Sementara beberapa turis memilih pindah hotel atau kembali ke akomodasi awal mereka demi alasan keamanan.
"Kami di sini untuk mengunjungi Kebun Binatang Bali untuk melihat gajah, tetapi karena kondisi (banjir) ini kami tidak dapat melakukannya," ujar turis asal Meksiko, Briana Palacios, kepada AFP.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut cuaca ekstrem juga menyebabkan tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin puting beliung di sejumlah titik. Masyarakat dan wisatawan diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk susulan.
Hujan deras juga berdampak pada aktivitas penerbangan. Dua penerbangan internasional menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terpaksa dialihkan pada Selasa pagi.
Tiga penerbangan lainnya yang dijadwalkan berangkat dari bandara tersebut dilaporkan mengalami penundaan.
(ana/tis)