Kisah Harmoni Masjid Tertua di Bali, Dibangun Sejak Abad ke-14

CNN Indonesia
Jumat, 27 Feb 2026 08:45 WIB
Masjid Nurul Huda di Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Bali. Masjid tertua di Bali, sudah ada sejak abad ke-14. (Detikcom/Agus Eka)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bali adalah wilayah di Indonesia yang sebagian besar penduduknya beragama Hindu. Namun sudah sejak lama masyarakat Bali hidup harmonis beriringan dengan umat Muslim.

Hal itu dibuktikan lewat masjid tertua yang ada di Pulau Dewata. Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Bali, merupakan tanah awal penyebaran Islam di Bali. Adalah Masjid Nurul Huda yang dibangun pada abad ke-14 di jantung kampung ini, dan dinobatkan sebagai masjid tertua di Bali sekaligus menjadi saksi penyebaran Islam di wilayah itu.

Di Bali, tepatnya sejak 600 tahun lalu, warga Muslim dan Hindu telah hidup berdampingan dengan damai. Bermula dari dibangunnya Masjid Nurul Huda yang dibawa oleh para punggawa dari Jawa, sejak saat itu penyebaran agama Islam di Bali pun dimulai.

Di masa lalu, Gelgel kedatangan 40 orang punggawa (kepala pasukan) dari tanah Jawa. Ini berawal dari Penglingsir Kerajaan Gelgel di masa itu, Dalem Ketut Ngulesir yang kembali dari menghadiri pertemuan raja-raja Nusantara di Majapahit.

Kemudian Dalem Ketut Ngulesir kembali pulang ke Gelgel dengan memboyong 40 punggawa datang ke Bali. Orang-orang ini dikatakan berasal dari Madura.

"Jadi raja kala itu meminta 40 orang-orang yang disebut dari Madura ini bisa ikut ke Gelgel. Selama perjalanan itu aman dan akhirnya sampai di Gelgel beserta puluhan orang pengawal," jelas Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Samsul Hakim, mengutip Detik.

Ketika para punggawa tersebut tiba di Gelgel, raja mengizinkan mereka menempati Kampung Gelgel yang pada saat itu merupakan kawasan timur kerajaan. Mereka yang kemudian menyebarkan ajaran Islam di Bali, serta disebut sebagai moyang dari Gelgel.

Para punggawa yang sudah menjadi warga kampung itu membangun sebuah masjid dan sekarang menjadi masjid tertua di Bali, yaitu Masjid Nurul Huda. Pendirian masjid ini menjadi tonggak sejarah kampung Muslim di Klungkung.

Sejak saat itu, agama Islam berkembang di Bali. Dari keturunan ke keturunan, kini umat Muslim hidup beriringan dengan umat Hindu di Pulau Dewata.

Kini, keturunan warga Kampung Gelgel sudah menyebar dan menetap di luar kawasan mereka. Penyebaran ini dimulai sejak kerajaan yang semua berada di Swecapura dipindahkan ke Semarapura. Kampung Muslim lainnya akhirnya mulai bermunculan pula.

Salah satu kampung Muslim lain yang ada di Bali adalah Kampung Lebah di timur puri Agung Klungkung. Beberapa juga ada yang menyebar ke Kusamba dan Toyapakeh di Nusa Penida.

(ana/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK