Dokter Beberkan Alasan Kulit Kering dan Mudah Berjerawat Saat Puasa
Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan tak hanya mengubah jam makan dan minum, tetapi juga berdampak pada kondisi tubuh, termasuk kulit. Tanpa disadari, perubahan pola konsumsi ini dapat membuat kulit lebih rentan mengalami dehidrasi, kusam, hingga munculnya masalah seperti jerawat dan flek hitam.
Dokter spesialis kulit sekaligus founder DERMAVers Clinic, Lusiyanti, menjelaskan berkurangnya asupan cairan selama puasa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kesehatan kulit.
"Kalau bulan Ramadhan sudah pasti asupan cairan berkurang. Kulit bisa mengalami dehidrasi, terasa lebih kering, bahkan turn over sel kulit jadi lebih lambat dibandingkan kulit yang terhidrasi dengan baik," ujar Lusiyanti dalam keterangannya saat Grand Opening DERMAVers Clinic Pantai Indah Kapuk beberapa waktu lalu.
Kulit yang kekurangan cairan biasanya terasa lebih kaku, tampak kusam, dan tidak sekenyal biasanya. Proses regenerasi sel yang melambat juga membuat wajah terlihat kurang segar.
Tak hanya soal kurang minum, kebiasaan berbuka dengan makanan manis secara berlebihan juga bisa memicu gangguan kulit. Menurut Lusiyanti, lonjakan gula darah yang terjadi setelah mengonsumsi makanan manis dapat memengaruhi keseimbangan hormon tubuh.
"Kalau buka puasa langsung makanan manis, gula darah melonjak. Itu tidak bagus untuk hormon dan bisa memicu acne atau komedo," jelasnya.
Lonjakan gula darah diketahui dapat meningkatkan proses inflamasi dan produksi minyak berlebih pada kulit. Kombinasi keduanya kerap menjadi pemicu munculnya jerawat.
Hal sama juga diungkap oleh Dokter Estetika yang juga merupakan founder di DERMAVers Clinic, Irwan yang menyebut bahwa kondisi kulit yang dehidrasi juga dapat memperjelas tanda-tanda penuaan dini. Keluhan yang paling sering ditemui antara lain kulit tampak kusam, muncul flek hitam, serta garis halus yang makin terlihat jelas.
"Pasien biasanya datang dengan keluhan kulit lebih kusam, ada flek, atau garis halus makin terlihat. Itu tanda hidrasi dan kolagen mulai menurun," kata dia.
Dalam kondisi kulit yang sangat kering, tindakan perawatan pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Kata dia, dokter umumnya akan memperbaiki kondisi hidrasi kulit terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur peremajaan.
"Kalau kulit terlalu kering, kami tidak langsung rekomendasikan tindakan tightening seperti Oligio X. Biasanya kita perbaiki dulu dengan skin booster," ujarnya.
Perawatan pencerahan kulit dan penanganan pigmentasi pun harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. Salah satu prosedur yang dinilai efektif untuk membantu mengatasi noda hitam adalah Pico Majesty.
Namun, perawatan ini tidak secara khusus ditujukan untuk meningkatkan hidrasi kulit sehingga tetap perlu dikombinasikan dengan perawatan lain yang berfokus pada kelembapan.
Menjaga kesehatan kulit selama Ramadhan tidak hanya bergantung pada perawatan di klinik. Pola makan seimbang, asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka, serta kebiasaan menghindari konsumsi gula berlebih menjadi kunci agar kulit tetap sehat dan terawat meski berpuasa seharian.
(tis/tis)