Ketahui 6 Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar untuk Meraih Keutamaannya
Malam Lailatul Qadar merupakan malam paling mulia di bulan suci Ramadhan, karena penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Ketahui apa saja ciri-ciri malam Lailatul Qadar agar dapat meraih keutamaannya.
Memang tidak ada tanda pasti yang secara mutlak menunjukkan kedatangan Lailatul Qadar. Namun sejumlah riwayat menyebutkan adanya tanda-tanda yang sering dikaitkan dengan malam tersebut.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keutamaan malam ini bahkan disebut lebih baik daripada seribu bulan, sehingga menjadi kesempatan luar biasa untuk meraih pahala berlipat ganda.
Keistimewaan inilah yang membuat umat Islam berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah, khususnya pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Ciri-ciri malam Lailatul Qadar
Dikutip dari laman Baznas, berikut ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang sering disebutkan dalam berbagai riwayat dan pengalaman spiritual umat Islam:
1. Cahaya yang berbeda dari biasanya
Sebagian riwayat menyebutkan langit tampak lebih cerah atau bercahaya. Namun, tanda ini bersifat subjektif dan tidak selalu dialami oleh setiap orang. Oleh karena itu, ciri ini tidak dapat dijadikan patokan utama.
2. Keheningan dan ketenteraman
Malam Lailatul Qadar sering dirasakan lebih tenang dibandingkan malam lainnya. Suasana terasa damai, angin bertiup lembut, serta hati menjadi lebih tenteram. Banyak orang merasakan ketenangan batin yang sulit dijelaskan secara logika.
3. Turunnya malaikat ke bumi
Dalam Al-Qur'an disebutkan, para malaikat turun membawa kedamaian dan rahmat bagi hamba yang beribadah. Kehadiran malaikat ini menjadi salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar.
4. Berkurangnya rasa lelah
Orang yang beribadah pada malam tersebut biasanya merasa lebih ringan dan tidak mudah lelah, meski menjalankan ibadah sepanjang malam. Kondisi ini diyakini sebagai bentuk keberkahan dari Allah SWT.
5. Kesejukan dan rasa bahagia
Umat muslim yang beribadah sering merasakan kesejukan hati serta kebahagiaan yang mendalam, meskipun secara fisik kurang beristirahat.
6. Kenyamanan dalam beribadah
Ibadah terasa lebih khusyuk dan ringan dilakukan. Banyak orang merasakan dorongan kuat untuk terus berzikir, membaca Al-Qur'an, dan berdoa tanpa merasa terbebani.
Lihat Juga : |
Amalan pada malam Lailatul Qadar
Foto: ANTARA FOTO/Didik SuhartonoIlustrasi membaca Al-Qur'an digital saat beriktikaf di masjid. |
Menghidupkan malam Lailatul Qadar tidak hanya dengan mengenali tandanya, tetapi juga melalui amalan yang dianjurkan dalam Islam. Berikut ini sejumlah amalan yang dapat Anda lakukan:
1. Beriktikaf di masjid
Beriktikaf merupakan ibadah dengan menetap di masjid untuk fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
2. Menghidupkan malam dengan ibadah
Amalan seperti salat sunah, membaca Al-Qur'an, berzikir, serta memperbanyak doa sangat dianjurkan karena setiap ibadah pada malam ini bernilai pahala yang sangat besar.
3. Mengajak keluarga beribadah
Membangunkan keluarga untuk bersama-sama beribadah dapat meningkatkan kebersamaan sekaligus menghadirkan keberkahan dalam rumah tangga.
Dengan demikian, memahami ciri-ciri malam Lailatul Qadar bukanlah tujuan utama, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan kesungguhan beramal, keikhlasan hati, serta konsistensi dalam kebaikan, setiap muslim memiliki peluang besar meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT di malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.
(gas/rti)[Gambas:Video CNN]


Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono