Sering Makan Seblak Bisa Picu Kista? Ini Kata Dokter

CNN Indonesia
Rabu, 04 Mar 2026 02:00 WIB
Seblak tinggi karbohidrat dan lemak disebut bisa ganggu metabolisme. Benarkah memicu kista dan masalah reproduksi?
Ilustrasi. Katanya, kista bisa juga dipicu karena sering makan seblak. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seblak kerap jadi pilihan camilan favorit banyak orang. Rasa gurih, pedas, dan teksturnya yang kenyal memang menggoda. Namun, belakangan muncul kekhawatiran, benarkah sering makan seblak bisa memicu kista hingga gangguan reproduksi pada wanita?

Konsultan Obstetri dan Ginekologi, Sigit Pramono menjelaskan bahwa pola makan tinggi karbohidrat dan kolesterol, seperti yang banyak ditemukan dalam seblak, memang dapat berdampak pada kesehatan metabolik jika dikonsumsi berlebihan, terlebih tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.

"Betul. Jadi makanan yang kolesterol tinggi, karbohidrat tinggi, ditambah dengan kurang olahraga, itu akan mengakibatkan metabolis yang tidak bagus di tubuh kita," ujarnya mengutip Detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya soal kista

Menurut Sigit, gangguan metabolisme tidak hanya berisiko pada munculnya kista atau mioma. Dampaknya bisa lebih luas, termasuk meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Artinya, persoalan ini bukan semata-mata tentang organ reproduksi. Pola makan yang tidak seimbang dapat memengaruhi sistem tubuh secara menyeluruh, mulai dari keseimbangan hormon hingga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Dalam konteks kesehatan reproduksi, gangguan metabolisme dapat memicu ketidakseimbangan hormon yang pada akhirnya berpotensi mengganggu siklus menstruasi maupun fungsi ovarium.

Karena itu, Sigit menekankan pentingnya menjaga gaya hidup sehat, khususnya bagi perempuan yang ingin mempertahankan fungsi reproduksi dalam jangka panjang.

"Sebagai wanita yang harus menjaga fungsi reproduksi ke depannya, itu tetap diperhatikan gaya hidup. Jadi cukup istirahat, diet yang bagus, kurangkan karbohidrat, kurangkan gula, dan olahraga terakhir," tuturnya.

Pola makan seimbang, istirahat cukup, dan rutin berolahraga menjadi kunci untuk menjaga kesehatan metabolik. Mengonsumsi seblak sesekali tentu bukan masalah, selama tidak menjadi kebiasaan harian yang berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan bergizi serta aktivitas fisik.

(tis/tis)


[Gambas:Video CNN]