Ternyata Ini 10 Kepribadian Orang yang Hobi Pasang Banyak Alarm Pagi

CNN Indonesia
Selasa, 24 Mar 2026 03:59 WIB
Kebiasaan memasang banyak alarm saat bangun pagi ternyata bisa mencerminkan pola pikir, gaya hidup, hingga karakter kepribadian seseorang.
Ilustrasi. Hobi pasang banyak alarm, ternyata bisa menunjukkan kepribadian kamu. (Skitterphoto/Pixabay)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebiasaan memasang lebih dari satu alarm saat bangun pagi sering dianggap sebagai hal sepele. Padahal, sejumlah penelitian psikologi menunjukkan kebiasaan ini dapat berkaitan dengan pola pikir, gaya hidup, hingga karakter kepribadian seseorang.

Setiap orang memiliki rutinitas tidur yang berbeda. Pola ini dipengaruhi oleh kondisi tubuh, pekerjaan, hingga kebiasaan sehari-hari.

Meski begitu, kebiasaan memasang beberapa alarm sering kali menjadi tanda bahwa seseorang memiliki pola tidur atau karakter tertentu yang memengaruhi cara mereka memulai hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Your Tango, berikut beberapa ciri kepribadian yang kerap dimiliki orang yang memasang lebih dari satu alarm di pagi hari.

1. Suasana hati mudah dipengaruhi kewajiban harian

Penelitian dalam JMIR Human Factors menunjukkan kebiasaan menunda alarm sering berkaitan dengan perasaan kurang nyaman saat bangun pagi. Hal ini bisa terjadi karena seseorang sudah memikirkan tekanan atau kewajiban yang akan dihadapi sepanjang hari.

Kondisi tersebut membuat sebagian orang terbangun beberapa kali pada malam hari atau merasa lelah saat bangun. Akibatnya, mereka membutuhkan beberapa alarm untuk benar-benar bangkit dari tempat tidur.

2. Membutuhkan waktu untuk merasa lebih energik

Penelitian dari UVA Health menyebutkan alarm yang berbunyi secara tiba-tiba dapat berdampak negatif pada kesehatan dan menguras energi seseorang di pagi hari.

Sebaliknya, sebagian orang yang tidak langsung bangun saat alarm berbunyi cenderung membutuhkan waktu agar tubuh menyesuaikan diri secara alami sebelum benar-benar terjaga.

3. Kondisi mental relatif stabil

Tubuh manusia memiliki kecenderungan alami untuk mempertahankan kondisi yang stabil dan nyaman. Orang yang merasa tenang secara emosional atau tidak terlalu cemas terhadap aktivitas harian kadang lebih mudah tertidur nyenyak.

Akibatnya, mereka juga cenderung lebih sulit bangun secara tiba-tiba ketika alarm berbunyi.

4. Cenderung kreatif

Sebagian orang dengan pola pikir kreatif sering memanfaatkan waktu malam yang lebih tenang untuk berpikir, menulis, atau melakukan hobi tertentu. Kondisi ini membuat mereka tidur lebih larut dibandingkan orang lain.

Kebiasaan begadang demi aktivitas kreatif inilah yang sering membuat mereka membutuhkan lebih dari satu alarm untuk bangun pagi.

5. Lebih produktif pada malam hari

Orang dengan kecenderungan night owl biasanya bekerja atau berpikir lebih efektif pada malam hari. Hal ini bisa membuat jam tidur mereka menjadi tidak teratur.

Pakar tidur Guy Meadows menjelaskan kebiasaan tidur larut dapat menimbulkan "utang tidur" yang membuat seseorang lebih sulit bangun tepat waktu di pagi hari.

6. Gemar bermain game

Penelitian pada 2014 menunjukkan orang yang memiliki imajinasi kuat dan sering bermain game cenderung mengalami mimpi yang lebih intens. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas tidur.

Akibatnya, seseorang bisa merasa lebih lelah saat bangun dan membutuhkan beberapa alarm untuk benar-benar terjaga.

7. Takut tertinggal tren sosial

Fenomena yang dikenal sebagai fear of missing out (FOMO) juga dapat memengaruhi pola tidur seseorang.

Keinginan untuk terus aktif di media sosial atau mengikuti aktivitas sosial hingga larut malam membuat waktu tidur menjadi lebih pendek. Kebiasaan ini membuat tubuh kurang beristirahat sehingga bangun pagi terasa lebih sulit.

8. Cenderung menunda pekerjaan

Orang yang sering menunda pekerjaan biasanya memiliki jadwal tidur yang tidak teratur.

Penelitian dalam Scientific Reports menunjukkan pengguna tombol snooze umumnya memiliki pola tidur yang lebih tidak konsisten. Mereka bisa tidur larut karena menyelesaikan pekerjaan yang tertunda atau menghabiskan waktu dengan hiburan digital.

9. Terbiasa bekerja di bawah tekanan

Sebagian orang merasa lebih produktif ketika berada dalam situasi mendesak. Kebiasaan ini membuat mereka sering menunda aktivitas hingga mendekati tenggat waktu.

Akibatnya, mereka tidur lebih larut dan kesulitan bangun pagi jika tidak menyalakan beberapa alarm.

10. Sangat menyukai kenyamanan

Tempat tidur yang hangat dan nyaman sering membuat seseorang enggan segera bangun. Bagi sebagian orang, rasa nyaman tersebut membuat mereka memilih menekan tombol snooze beberapa kali sebelum benar-benar memulai aktivitas.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat memengaruhi kualitas tidur jika dilakukan terus-menerus.

Memasang beberapa alarm memang tidak selalu menjadi masalah serius. Namun, para ahli menyarankan untuk menjaga jadwal tidur yang konsisten agar tubuh dapat bangun secara alami dan merasa lebih segar setiap pagi.

(nga/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]