Perhatikan 5 Cara Simpan Ketupat agar Tidak Mudah Basi
Ketupat menjadi hidangan wajib yang selalu hadir saat Lebaran tiba. Rasanya yang khas dan teksturnya yang lembut membuat ketupat jadi favorit banyak keluarga.
Namun, karena biasanya dibuat dalam jumlah banyak, cara menyimpan ketupat yang tepat sangat penting agar tidak mudah basi. Kalau Anda salah dalam menyimpannya, ketupat bisa cepat rusak dan tidak layak disantap.
Cara simpan ketupat agar tidak mudah basi
Merangkum dari berbagai sumber, simak beberapa cara simpan ketupat tidak mudah basi berikut ini agar ketupat tetap awet dan lezat saat dinikmati:
1. Simpan Ketupat dalam Kulkas
Menurut Profesor Sugiyono, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, cara paling praktis agar ketupat tidak cepat basi adalah dengan menyimpannya di kulkas.
Ketupat yang disimpan dalam kulkas bisa bertahan hingga 7-9 hari, meski teksturnya akan menjadi lebih keras.
"Ketupat yang disimpan dalam kulkas dapat dikonsumsi kembali dengan cara dikukus. Dengan cara dikukus, tekstur ketupat menjadi lunak kembali," ucap Sugiyono, melansir laman IPB University.
2. Pilih jenis daun yang tepat untuk membungkus
Jenis daun yang digunakan untuk membungkus ketupat juga berpengaruh pada ketahanan ketupat. Daun janur muda dari pohon kelapa menjadi pilihan paling umum karena lentur dan tidak mudah sobek.
Di beberapa daerah, daun lontar atau daun pandan juga digunakan. Daun yang masih muda dan kuat akan melindungi ketupat dengan baik sehingga lebih awet.
3. Tambahkan air kapur sirih pada beras
Salah satu rahasia tradisional agar ketupat lebih awet, yakni dengan menambahkan air kapur sirih pada beras sebelum dibungkus. Air kapur sirih membantu membuat ketupat lebih keras dan tahan lama.
Setelah matang, ketupat sebaiknya segera ditiriskan dan diangin-anginkan supaya permukaannya cepat kering dan tidak basah.
"Jangan membiarkan ketupat dingin dalam air rebusan yang membuat ketupat berair atau basah. Hal ini membuat ketupat cepat basi," kata Sugiyono.
4. Siram ketupat dengan air dingin setelah matang
Setelah ketupat matang, siram dengan air dingin untuk membersihkan sisa air rebusan, kotoran, dan lendir yang menempel.
Cara ini efektif mengurangi risiko ketupat mudah basi. Soalnya, kotoran dan lendir dapat mempercepat pertumbuhan jamur atau bakteri.
5. Gantung Ketupat agar cepat kering
Menggantung ketupat di suhu ruang dan membiarkannya diangin-anginkan juga membantu ketupat lebih awet.
Dengan cara ini, air rebusan akan menetes dan ketupat menjadi cepat kering. Ketupat yang digantung dan kering dapat bertahan selama 2-3 hari tanpa mudah basi.
Dengan menerapkan kelima cara ini, Anda bisa simpan ketupat lebih baik agar tidak mudah basi. Anda tetap dapat menikmati ketupat lezat sepanjang Lebaran. Selamat mencoba!
(rti)