Pesawat Mendarat Darurat, Kabin Kebakaran Gara-gara Vape

CNN Indonesia
Selasa, 17 Mar 2026 18:45 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai Virgin Australia. (Wikipedia Commons)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah penerbangan maskapai Virgin Australia melakukan pendaratan darurat di Bandara Melbourne, Australia, setelah insiden kebakaran kecil di kabin pesawat yang dipicu dari rokok elektrik atau vape penumpang.

Pesawat VA328 lepas landas dari Brisbane pada hari Minggu (15/3). Awalnya, penerbangan menuju Melbourne tersebut berjalan dengan lancar. Sampai akhirnya terjadi situasi darurat ketika pesawat dalam proses turun (descent) ke Melbourne.

Juru bicara maskapai menjelaskan, ada vape milik penumpang yang menyala di dalam kabin. Vape tersebut mengeluarkan asap sehingga memicu sinyal kebakaran kecil di pesawat.

Pilot bahkan mengeluarkan panggilan darurat "PAN" (sinyal adanya situasi mendesak yang tidak seberbahaya "Mayday"). Panggilan ini menunjukkan bahwa kemungkinan pesawat membutuhkan bantuan karena insiden tersebut.

Setelah mengetahui adanya situasi darurat yang dipicu dari vape, awak kabin dengan cepat tanggap mengamankan vape tersebut. Untungnya setelah diamankan, pesawat Virgin Australia tersebut berhasil mendarat.

"Keselamatan tamu dan kru kami adalah prioritas tertinggi kami, dan kami berterima kasih kepada kru kami atas tanggapan cepat mereka dalam menahan perangkat," ujar juru bicara Virgin Australia, mengutip ABC.

Pesawat kemudian berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Melbourne. Pesawat segera menuju ke terminal bandara, diikuti dengan tim pemadam kebakaran beserta layanan penyelamat penerbangan yang siaga jikalau terjadi kondisi darurat.

Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Setelah semua penumpang dan awak kabin turun dari pesawat, kru pemadam kebakaran segera mengeluarkan perangkat vape dari pesawat.

Sementara itu, di situs web Virgin Australia, tertera peraturan bahwa rokok elektrik (termasuk vape) harus berada di bagasi kabin. Penumpang juga tidak boleh menyalakan vape selama penerbangan berlangsung, baik itu sengaja maupun tidak sengaja.

"Saat dikemas atau dibawa ke atas pesawat, Anda harus mencegah barang tersebut dihidupkan secara tidak sengaja," tambahnya.


The Civil Aviation and Safety Authority menjelaskan, baterai cadangan rokok elektrik (termasuk vape) harus berada di dalam kemasan aslinya atau disimpan secara terpisah menggunakan kantong pelindung, agar terminal rokok elektrik tersebut terlindungi dan tidak mudah mengalami korsleting.

(ana/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK