Apakah Kacang Mete Menyebabkan Asam Urat?
Konon katanya penderita asam urat pantang makan kacang-kacangan, termasuk kacang mete. Apakah benar kacang mete menyebabkan asam urat?
Asam urat adalah penyakit radang sendi yang banyak diderita orang. Penyakit ini biasanya dipicu karena terlalu banyak memakan makanan tertentu.
Banyak orang berpendapat bahwa makanan yang bisa memicu asam urat salah satunya adalah kacang-kacangan atau kacang mete. Oleh karena itu, penderita asam urat biasanya enggan memakan kacang mete.
Namun, benarkah demikian? Untuk mengetahui jawaban sebenarnya, berikut adalah pengaruh mengonsumsi kacang mete pada penderita asam urat.
Apa kacang mete aman dikonsumsi penderita asam urat?
Sebelum menjawab pertanyaan apakah kacang mete menyebabkan asam urat, penting untuk memahami pengertian asam urat terlebih dahulu.
Melansir dari Cleveland Clinic, asam urat adalah kondisi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau tidak mampu membuangnya dengan baik melalui ginjal.
Asam urat sendiri merupakan hasil akhir dari pemecahan zat bernama purin. Jika kadarnya berlebih, asam urat bisa menumpuk dan membentuk kristal di persendian yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan peradangan.
Sementara itu, kacang mete sendiri merupakan makanan rendah purin, dikutip dari laman Visimex. Jika setiap makanan dibagi berdasarkan kadar purinnya, maka bisa dibagi menjadi:
- Rendah: 0-50 mg per 100 gram
- Sedang: 50-150 mg per 100 gram
- Tinggi: lebih dari 150 mg per 100 gram
Nah, kacang-kacangan, termasuk kacang mete, umumnya berada di kategori rendah purin. Artinya, konsumsi kacang mete tidak secara langsung meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
Dengan demikian, kacang mete aman untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat, selama tidak berlebihan.
Penelitian menunjukkan bahwa kacang mete tidak meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Bahkan, kandungan lemak sehat di dalamnya justru dapat membantu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.
Namun, tetap perlu diingat bahwa kacang mete tinggi kalori. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan kenaikan berat badan, yang justru memperparah gejala asam urat karena memberi tekanan lebih pada sendi.
Agar tetap aman, penderita asam urat disarankan mengonsumsi sekitar:
- 10-15 butir kacang mete per hari
- Setara dengan kurang lebih 20-25 gram
Jumlah ini cukup untuk mendapatkan manfaat nutrisinya tanpa meningkatkan risiko efek samping.
Manfaat kacang mete untuk penderita asam urat
Selain aman, kacang mete juga punya beberapa manfaat bagi penderita asam urat jika dikonsumsi dengan bijak.
1. Membantu mengurangi peradangan
Kacang mete mengandung antioksidan seperti polifenol dan vitamin E yang membantu meredakan peradangan di tubuh. Ini bisa membantu mengurangi nyeri saat asam urat kambuh.
2. Menjaga metabolisme tubuh
Lemak tak jenuh dalam kacang mete membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini penting karena asam urat sering berkaitan dengan kondisi seperti diabetes dan obesitas.
3. Kaya mineral penting
Kacang mete mengandung magnesium, zinc, dan tembaga yang baik untuk kesehatan tulang, sistem imun, dan perbaikan jaringan tubuh.
4. Alternatif camilan yang lebih sehat
Dibandingkan camilan tinggi garam atau gorengan, kacang mete panggang tanpa garam bisa menjadi pilihan yang lebih sehat untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil.
Penting untuk dipahami bahwa asam urat tidak hanya dipengaruhi oleh makanan tinggi purin. Ada beberapa faktor lain yang juga berperan, seperti:
- Obesitas
- Tekanan darah tinggi
- Diabetes tipe 2
- Gangguan fungsi ginjal
Karena itu, menjaga pola hidup sehat secara keseluruhan jauh lebih penting daripada hanya menghindari satu jenis makanan.
Dengan demikian kacang mete tidak secara langsung menyebabkan penyakit asam urat. Semoga bermanfaat.
(sac/fef)