Nama Bandara di AS Resmi Diganti Jadi Bandara Donald Trump

CNN Indonesia
Rabu, 01 Apr 2026 07:15 WIB
Pemilihan nama baru unruk bandara di AS ini tidak lepas dari sejarah panjang Donald Trump dengan wilayah tersebut.
Bandara Internasional Palm Beach di Florida, Amerika Serikat, resmi berubah nama jadi Bandara Donald Trump. (istockphoto/Boarding1Now)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Florida, Ron DeSantis, resmi menandatangani Rancangan Undang-Undang (RUU) yang mengubah nama Bandara Internasional Palm Beach menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump. Perubahan nama ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.

Meskipun telah mendapat restu dari pemerintah negara bagian, perubahan tersebut masih memerlukan persetujuan akhir dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA).

Melansir CNBC, FAA menyatakan perlu melakukan sejumlah penyesuaian administratif, termasuk memperbarui basis data dan peta navigasi penerbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilihan nama ini tidak lepas dari sejarah panjang Donald Trump dengan wilayah tersebut. Selama masa jabatannya, Trump sering menggunakan bandara ini untuk menuju resor pribadinya, Mar-a-Lago, yang hanya berjarak sekitar lima mil.

Bulan lalu, Trump Organization melalui entitasnya telah mengajukan permohonan merek dagang untuk nama baru bandara tersebut. Eric Trump, Wakil Presiden Eksekutif Trump Organization, menyambut hangat keputusan ini.

"Bangga bisa memainkan peran kecil dalam mewujudkan hal ini. Terima kasih banyak kepada Gubernur DeSantis dan mayoritas besar di Dewan Perwakilan Florida," tulis Eric melalui unggahannya di media sosial X.

Namun, langkah ini memicu kritik tajam dari kubu oposisi. Pemimpin Demokrat di Dewan Perwakilan Florida, Fentrice Driskell, mengecam kebijakan tersebut yang dianggap membebani pembayar pajak. Diperkirakan, proses pergantian nama ini menelan biaya hingga US$5 juta atau sekitar Rp79 miliar.

"Biaya hidup terus meningkat bagi warga Florida, namun pemimpin Republik justru memprioritaskan pemborosan anggaran untuk mengganti nama bandara daripada menurunkan biaya hidup masyarakat," tegas Driskell.

Upaya menyematkan nama Trump pada infrastruktur publik bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, sempat muncul usulan untuk menamai Bandara Internasional Dulles di Virginia dan Stasiun Penn di New York dengan nama Trump sebagai imbalan atas pendanaan proyek federal.

Kini, nama Trump semakin mendominasi ruang publik di AS, mulai dari fasilitas seni dan pendidikan di mana tertera di Kennedy Center dan Institut Perdamaian AS.

Belum lama ini, Departemen Keuangan mengumumkan tanda tangan Trump akan muncul di uang kertas terbaru. Lalu, sebuah komisi federal menyetujui desain gambar Trump pada koin emas 24 karat untuk memperingati HUT ke-250 Amerika Serikat.

(wiw) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]