Harga Tiket Pesawat Naik Drastis, Jakarta-Bangkok Tembus Rp7,8 Juta

CNN Indonesia
Senin, 13 Apr 2026 19:30 WIB
Ilustrasi sejumlah pesawat maskapai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga bahan bakar pesawat (avtur) naik secara global, akibatnya kini maskapai dunia naikkan tarif tiket pesawat guna menjaga keberlangsungan industri penerbangan. Tiket penerbangan internasional maupun domestik pulang-pergi (PP) dari Indonesia juga naik drastis.

Harga bahan bakar jet (avtur) melonjak tajam imbas perang Timur Tengah antara Iran yang berkonflik dengan Amerika Serikat-Israel. Sekarang harga avtur menjadi kisaran USD150 hingga USD200 atau sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3,4 juta per barel.

Sejak 1 April 2026, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga avtur hingga 72,45 persen. Harga avtur di Bandara Soekarno Hatta sejak April 2026 juga naik menjadi Rp23.551 per liter.

Akibat harga bahan bakar yang mahal ini, sejumlah maskapai yang melayani operasional penerbangan dari dan ke Indonesia juga akhirnya menaikkan tarif tiket pesawat. Kenaikan harga avtur mendorong maskapai melakukan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) hingga 38 persen.

Berdasarkan pantauan dari CNNIndonesia.com melalui Google Flights, baik rute domestik maupun internasional terlihat mengalami lonjakan harga tiket yang tinggi.

Termasuk kenaikan harga tiket pesawat rute internasional jarak dekat seperti ke Singapura, Bangkok, hingga Kuala Lumpur untuk penerbangan tanggal 17-19 April 2026.

Tarif tiket PP pesawat rute Jakarta-Singapura pada periode tersebut berkisar Rp4 juta sampai Rp4,3 juta. Kenaikan ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga normalnya yang berkisar Rp1,75 juta hingga Rp2,65 juta.

Maskapai Batik Air menawarkan harga Rp4,2 juta, sedangkan Indonesia AirAsia menawarkan Rp4,09 juta, dan Scoot menawarkan harga Rp4 juta.

Bukan hanya rute Singapura, tiket pesawat Jakarta-Bangkok, Thailand juga mengalami kenaikan yang signifikan. Rata-rata tarif tiket rute ke Bangkok sekarang antara Rp6,5 juta sampai Rp7,8 juta. Harga normal rute ini yaitu Rp3,25 juta hingga Rp4,85 juta.

Tarif tiket PP pesawat rute Jakarta-Kuala Lumpur, Malaysia juga ikut naik, sekarang sekitar Rp2,7 juta sampai Rp2,8 juta. Sedangkan harga normal untuk rute ini biasanya kisaran Rp1,55 juta hingga Rp2,3 juta.

Selain harga tiket yang naik untuk penerbangan rute internasional jarak dekat alias ke negara tetangga Indonesia, kenaikan tarif juga diberlakukan untuk rute-rute domestik alias dalam negeri dalam pantauan periode yang sama, 17-19 April 2026.

Kenaikan paling tinggi dan sangat jauh dengan harga normalnya adalah untuk rute Jakarta-Bali. Harga tiket PP rute ini menyentuh Rp3,6 juta hingga Rp4 juta. Sedangkan biasanya jika harga normal, tiket PP Jakarta-Bali berada di kisaran Rp1,95 juta hingga Rp2,45 juta.

Maskapai Batik Air menawarkan harga tertinggi untuk rute ini yaitu mencapai Rp4,08 juta, disusul Lion Air Rp3,7 juta, Citilink Rp3,69 juta, dan Garuda Indonesia Rp3,68 juta.

Rute Jakarta-Medan mengalami lonjakan harga tiket PP, sekarang berkisar di antara Rp3,5 juta sampai Rp4,6 juta. Sementara harga normalnya untuk rute ini adalah Rp2,7 juta sampai Rp3,3 juta.

Maskapai yang menawarkan tarif lebih tinggi untuk rute Jakarta-Medan ini adalah Garuda Indonesia yaitu mencapai Rp4,6 juta, Citilink sebesar Rp3,6 juta, dan Lion Air sebesar Rp3,5 juta.

Rute Jakarta-Surabaya juga mengalami lonjakan harga, sekarang berada di kisaran Rp2,4 juta sampai Rp2,5 juta. Sedangkan harga tiket PP biasanya untuk rute ini adalah sekitar Rp1,65 juta hingga Rp2,15 juta.

Maskapai Batik Air menawarkan harga Rp2,55 untuk tiket pesawat PP rute Jakarta-Surabaya, disusul dengan Citilink Indonesia Rp2,5 juta, sedangkan Lion Air menawarkan Rp2,4 juta.

Selain itu, rute Jakarta-Makassar juga mengalami kenaikan tarif. Harga tiket PP rute Jakarta-Makassar sekarang sekitar Rp3,4 juta sampai Rp3,7 juta. Sedangkan harga normal untuk rute ini adalah Rp3 juta hingga Rp3,3 juta.

Maskapai Batik Air tercatat menawarkan harga tertinggi untuk rute ini yaitu Rp3,7 juta, disusul Citilink Indonesia Rp3,5 juta, dan Lion Air Rp3,4 juta.

Terkait kondisi tarif tiket pesawat yang naik akibat melonjaknya harga avtur ini, pemerintah membatasi kenaikan harga tiket domestik di rentang 9-13 persen guna menjaga daya beli penumpang.

(ana, del/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK