18 Kode Rahasia yang Biasa Dipakai Pramugari dalam Penerbangan
CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2026 20:45 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Ilustrasi pramugari atau awak kabin maskapai penerbangan. (Istockphoto/andresr)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pramugari ternyata punya kamus sendiri dalam bertugas. Para awak kabin menggunakan kosa-kata dan julukan aneh untuk berkomunikasi satu sama lain.
Bahkan, mereka sering memberikan panggilan khusus untuk beberapa tipe penumpang yang ada di atas pesawat. Biasanya, pramugari menyebut julukan dan panggilan ini untuk mendeskripsikan bagaimana kondisi di atas pesawat.
Pekerjaan pramugari yang sibuk di atas kapal membuat mereka sulit untuk berkomunikasi, apalagi bergosip. Jadi, untuk mempermudah bertukar pesan, mereka akan menggunakan kode rahasia yang hanya diketahui sesama pramugari atau awak kabin.
Seperti dikutip Travel and Leisure, berikut kamus kode rahasia pramugari yang sering mereka gunakan untuk berbicara satu sama lain ketika berada di atas pesawat:
Galley dan "Galley Queen"
Setiap pesawat pasti memiliki dapur, tempat di mana awak kabin menyiapkan makanan dan minuman yang akan disajikan untuk penumpang.
Pramugari sering menyebut dapur pesawat dengan "Galley" dan memanggil awak yang bertugas di dapur sebagai "Galley Queen" atau ratu dapur. Galley Queen adalah istilah slang yang diberikan untuk siapapun pramugari yang bertugas di area dapur dan tidak suka ada orang lain yang mengganggu wilayah kekuasaannya.
Jump Seat
Jump Seat atau kursi lompat adalah kursi khusus yang diduduki oleh pramugari di dalam pesawat. Mereka akan duduk di Jump Seat saat lepas landas, mendarat, atau bahkan ketika pesawat mengalami turbulensi.
Kursi lompat bisa terlipat sendiri secara otomatis ketika orang yang mendudukinya berdiri. Kelihatannya seperti kursi itu "melompat" saat tiba-tiba terlipat, jadi dinamakan kursi lompat.
Ada juga Julukan yang diberikan oleh pramugari untuk penumpang yang tidak mereka sukai. Pertama, "spinners" atau si pemutar, yaitu mereka yang datang di menit-menit terakhir tanpa informasi kursi, jadi mereka diminta untuk naik ke pesawat dan cari kursi kosong sendiri. Mereka seringkali hanya berdiri di ujung lorong untuk melihat sekeliling atau berputar-putar tidak jelas.
Kedua, "runners" atau si pelari. Julukan untuk penumpang yang terlambat atau terburu-buru dari penerbangan lain. Mereka sering lari-lari untuk mengejar penerbangan.
Miracle Flight
Kedengarannya indah, tetapi "miracle flight" atau penerbangan ajaib adalah julukan yang sarkas.
Pramugari menjuluki "miracle flight" untuk penumpang yang masuk lebih awal menggunakan bantuan kursi roda (diduga mereka berpura-pura membutuhkan kursi roda), tetapi pas turun mereka bisa menggunakan kaki sendiri.
Sekat atau bulkhead adalah sebutan untuk dinding pemisah yang ada di pesawat, biasanya untuk menyekat baris pertama dengan toilet dan dapur.
Kursi yang ada di depan bulkhead sering ditawarkan sebagai peningkatan kelas, karena memiliki ruang kaki yang lebih luas. Sekarang pelancong sudah banyak yang mengincar bulkhead ketika naik pesawat.
Chimes
Ada banyak suara di pesawat, tetapi pramugari berusaha untuk mengenali suara-suara penting yang mereka sebut "chimes" atau lonceng.
Bukan suara lonceng seperti pada umumnya, tapi di pesawat suara yang masuk ke dalam kategori chimes adalah tombol servis penumpang, suara panggilan dari pilot, hingga suara darurat.
Pink Eye
Mata merah muda atau pink eye adalah sebutan untuk penumpang yang ikut penerbangan malam tapi belum larut malam. Jika penerbangan tengah malam disebut dengan "red eye", maka "pink eye" adalah sebutan untuk penerbangan sebelum level red eye.
Biasanya penerbangan pink eye mendarat sebelum tengah malam. Jadi mungkin mata penumpangnya belum terlalu merah karena begadang.
Crotch Watch
Terdengar agak aneh, tapi mereka memiliki kode "crotch watch" atau yang artinya jam tangan selangkangan. Ini adalah kondisi saat pramugari bertugas untuk memeriksa sabuk pengaman penumpang.
Selagi pramugari menjalankan tugas, penumpang bisa membantunya dengan memastikan sabuk pengaman terlihat dan tidak terhalang barang lain yang ada di pangkuan.
Cross-Check
Saat mendarat maupun lepas landas, biasanya pramugari akan melakukan "cross-check" atau pemeriksaan silang. Jika mendengar kata-kata ini, itu artinya pramugari sedang memeriksa ulang pintu pesawat dan mempersiapkan diri apabila terjadi evakuasi mendadak.
Lips and tips
Kalau yang satu ini dapat dibilang istilah pujian untuk pramugari yang senang menggunakan lipstik dan kuteks senada. Mereka menyebutnya dengan "lips and tips", pujian untuk pramugari yang tetap terlihat "slay" meskipun di tengah tekanan.
Crew Base
Pramugari juga punya tempat mangkal alias tempat untuk berkumpul saat memulai dan mengakhiri shift. Mereka menyebutnya "crew base" atau pangkalan kru.
Setiap maskapai penerbangan memiliki hub untuk menjadi pusat operasional. Nah, kalau kamu mendengar pramugari ingin kembali ke pangkalan, artinya mereka akan kembali ke hub maskapai.
Commuter
Masih berhubungan dengan pangkalan kru, tentu tidak semua rumah pramugari dekat dengan hub maskapai. Beberapa pramugari perlu melakukan perjalanan dari rumah ke hub, sehingga mereka yang seperti ini dijuluki sebagai "komuter".
Mereka perlu berpindah dari bandara ke hub lalu ke rumah dan sebaliknya untuk mengawali maupun mengakhiri shift.
Crash Pad
Bagi sebagian "komuter", mungkin perjalanan bolak-balik antara bandara-hub-rumah akan sangat memakan waktu. Itulah mengapa mereka sering melakukan "crash pad" atau berbagi kamar apartemen satu sama lain untuk menghindari sewa kamar hotel.
Berbagi kamar hotel ini disebut sebagai crash pad. Dalam satu kamar biasanya bisa berisi 20 orang atau lebih. Crash pad ini sudah seperti asrama, orang-orang datang dan pergi untuk tidur.
Blue Room
Ternyata di atas pesawat ada ruangan bernama "blue room", penumpang juga pasti tahu ini ruangan apa hanya saja tidak familiar dengan sebutannya. Pramugari sering menyebut toilet pesawat dengan "blue room" atau ruangan biru.
Mereka memberikan sebutan ini karena di toilet sering ada cairan biru pembersih toilet. Cairan biru ini sering dioleskan di seisi kamar mandi untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan bau.
Turn
Pramugari yang memiliki jadwal penerbangan super padat juga bisanya mengeluh dengan kode "turn" atau berbalik. Kode ini mereka gunakan jika dalam satu hari ikut penerbangan bolak-balik ke suatu tempat tanpa ada jeda.
Wide Body and Narrow Body
Julukan "wide body/tubuh lebar" dan "narrow body/tubuh sempit" ini tidak mereka gunakan untuk membicarakan penumpang. Mereka menggunakan istilah ini untuk membedakan jenis pesawat.
Pesawat dengan satu lorong dan berukuran kecil biasanya disebut dengan "narrow body". Sementara pesawat dengan dua lorong atau lebih yang biasanya digunakan untuk penerbangan jarak jauh akan disebut "wide body".
Two-for-One Special
Pramugari dan pilot memiliki kode khusus yang digunakan saat pesawat mendarat, yaitu "two-for-one special". Mereka mengatakan sebutan ini jika melihat landasan pacu yang licin, sehingga pramugari bisa mengerti dan menjaga ketenangan penumpang.
Tak sedikit penumpang yang takut dengan pendaratan. Mereka sering cemas saat pesawat bergetar ketika menyentuh tanah, apalagi jika landasan pacu licin. Itulah sebabnya pramugari yang mendengar kode ini bisa lebih peka dan bersiap.
Holding Pen
Menunggu waktu untuk melewati gate dan masuk ke pesawat seringkali terasa sangat lama. Penumpang biasanya menunggu dan berbaris seperti kumpulan domba yang menunggu isyarat untuk diizinkan bergerak.
Pramugari memberikan sebutan khusus untuk pemandangan ini, yaitu "holding pen", artinya hewan ternak (domba) yang menunggu.