Biar Tak Salah Pilih Pakaian, Ini Cara Mengetahui Bentuk Tubuhmu

CNN Indonesia
Kamis, 28 Mei 2026 12:10 WIB
Ilustrasi. Kenali bentuk tubuhmu agar dapat memilih busana yang mampu menonjolkan proporsi. (Verticallya Yuri S.E Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Baju yang sama bisa terlihat indah di satu orang tapi tidak pada orang lain. Hal ini dipengaruhi bentuk tubuh. Dengan mengenal bentuk tubuh, kamu tidak akan salah pilih potongan baju. Ini caranya.

Sering merasa baju yang terlihat bagus di orang lain justru terasa tidak pas saat dipakai sendiri? Atau bingung kenapa model tertentu terasa lebih flattering dibanding yang lain?

Memahami bentuk tubuh bisa membantu kamu memilih potongan pakaian yang lebih sesuai. Bukan untuk menyamakan dengan standar tertentu, tetapi untuk menonjolkan proporsi yang sudah kamu miliki.

Dalam dunia fesyen, bentuk tubuh biasanya dibagi berdasarkan proporsi antara bahu, dada, pinggang, hingga pinggul. Kategori ini bukan diagnosis medis, melainkan cara sederhana untuk menggambarkan siluet tubuh. Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut kategori yang paling umum antara lain,

1. Pear (pir)

Pinggul lebih lebar dibanding bahu atau dada, dengan pinggang yang cukup jelas.

2. Apple (apel)

Bagian tengah tubuh lebih dominan, dengan pinggang yang kurang tegas.

3. Hourglass (jam pasir)

Bahu dan pinggul relatif seimbang, dengan pinggang yang lebih kecil dan terlihat jelas.

4. Rectangle (lurus)

Ukuran bahu, pinggang, dan pinggul relatif mirip, sehingga lekuk tubuh tidak terlalu menonjol.

5. Inverted triangle (segitiga terbalik)

Bahu atau dada lebih lebar dibanding pinggul.

Kategori-kategori ini juga digunakan dalam beberapa studi bentuk tubuh visual, seperti dalam Body Shape Assessment Scale, untuk menggambarkan perbedaan proporsi tubuh perempuan.

Cara mengenali bentuk tubuh sendiri

Ilustrasi. Mengenal bentuk tubuh sendiri berguna untuk memilih busana yang sesuai dan mampu menonjolkan proporsi tubuh. (Rini Apriliani)

Untuk mengetahui bentuk tubuh, kamu tidak perlu alat khusus. Cukup ukur beberapa bagian dasar mulai dari bahu, dada, pinggang dan pinggul. Lalu bandingkan proporsinya.

Perlu diingat, bahwa ini bukan kategori yang kaku. Banyak orang berada di antara dua bentuk, dan itu sepenuhnya normal.

Mengetahui bentuk tubuh membantu kamu memahami potongan pakaian yang bisa menyeimbangkan proporsi. Berikut beberapa contoh penerapannya.

Bukan tubuh yang harus menyesuaikan pakaian, tetapi pakaian yang bisa dipilih sesuai tubuh.

Bentuk tubuh secara medis

Selain kategori populer tadi, ada juga istilah bentuk tubuh dalam konteks kesehatan. Dalam dunia medis, pembahasan lebih fokus pada distribusi lemak, misalnya pola apple (lemak di perut) dan pear (lemak di pinggul atau paha). Badan Kesehatan Dunia (WHO) menilai ukuran seperti lingkar pinggang dan rasio pinggang-pinggul (waist-to-hip ratio atau WHR) lebih relevan untuk menilai risiko kesehatan.

Hal ini menunjukkan bahwa bentuk tubuh dalam fesyen tidak selalu mencerminkan kondisi kesehatan seseorang. Yang sering terlupakan, tidak ada satu bentuk tubuh yang paling ideal.

Studi tentang komposisi tubuh bahkan menunjukkan variasi dalam satu kategori bisa sangat beragam. Dua orang dengan label pear, misalnya, bisa memiliki distribusi lemak dan otot yang berbeda.

Oleh karena itu, tujuan mengenali bentuk tubuh bukan untuk membandingkan, tetapi untuk memahami diri sendiri.

Jika ingin mulai, cukup perhatikan satu hal, pakaian mana yang membuat kamu merasa paling nyaman dan percaya diri. Sering kali, itu sudah jadi petunjuk bahwa potongannya sesuai dengan bentuk tubuh kamu.

Memahami bentuk tubuh bukan soal mengikuti aturan ketat, tetapi soal menemukan gaya yang paling pas, secara visual maupun rasa.

(anm/els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK