5 Sisa Makanan Ini Bisa Jadi Pupuk Alami Tanaman di Rumah

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 01:00 WIB
Ilustrasi. Sisa makanan di dapur ternyata tidak selalu harus berakhir di tempat sampah. Beberapa di antaranya bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesuburan tanaman. (uroburos/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sisa makanan di dapur ternyata tidak selalu harus berakhir di tempat sampah. Beberapa di antaranya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami serta menjaga kesehatan tanaman.

Selain mengurangi limbah rumah tangga, penggunaan sisa makanan juga dinilai lebih ramah lingkungan dan hemat biaya dibanding pupuk kimia.

Namun, tidak semua tanaman cocok dengan bahan tertentu sehingga penting memahami kebutuhan tanah dan jenis tanaman sebelum menggunakannya.

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa sisa makanan yang bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di rumah.

1. Ampas kopi

Seperti dikutip dari Eating Well, ampas kopi mengandung nitrogen yang dibutuhkan sejumlah tanaman seperti selada, bawang, dan jagung. Kandungan ini membantu tanaman tumbuh lebih subur dan hijau.

Selain itu, ampas kopi juga dapat membantu menghalau hama seperti siput dan serangga kecil jika ditaburkan tipis di permukaan tanah.

Meski begitu, penggunaannya tidak boleh berlebihan. Ampas kopi yang terlalu banyak justru bisa menghambat pertumbuhan tanaman tertentu, terutama jika mengenai batang atau bibit muda secara langsung.

Cara paling aman menggunakannya adalah mencampurkan ampas kopi ke dalam kompos terlebih dahulu sebelum dipakai sebagai media tanam.

Ilustrasi. Ampas kopi membantu melindungi tanaman dari hama siput dan serangga. (iStockphoto/ThamKC)

2. Cangkang telur

Cangkang telur kaya akan kalsium yang membantu menjaga kesehatan tanaman. Nutrisi ini penting terutama untuk tanaman seperti tomat, paprika, dan seledri yang menyerap banyak kalsium dari tanah.

Mengutip dari Real Simple, ahli hortikultura, Michael Clarke menjelaskan sebelum digunakan, cangkang telur sebaiknya dicuci bersih lalu dihancurkan hingga halus. Setelah itu, taburkan ke tanah atau campurkan ke kompos.

Selain membantu menyuburkan tanah, tekstur cangkang telur yang tajam juga dapat menjadi penghalang alami bagi siput dan hama kecil lainnya.

3. Kayu manis

Meski bukan termasuk sisa makanan, kayu manis disebut bisa membantu menjaga kesehatan tanah, terutama pada tanaman yang menyukai kelembaban tinggi.

Taburan tipis bubuk kayu manis di atas tanah dapat membantu mengurangi risiko jamur karena sifat antimikroba dan antibakterinya.

Bahan ini cocok digunakan saat menyemai benih atau untuk tanaman indoor seperti monstera yang tumbuh di lingkungan lembap.

4. Kulit buah

Kulit buah seperti pisang, jeruk, dan lemon juga bisa dimanfaatkan untuk tanaman. Kulit pisang mengandung kalium yang membantu tanaman menyerap nutrisi lebih baik. Potong kecil-kecil sebelum ditanam di dalam tanah agar tidak mengundang hama besar.

Sementara itu, kulit jeruk atau lemon dapat membantu mengusir hewan peliharaan seperti kucing yang sering merusak pot atau area kebun. Selain itu, kulit buah akan terurai secara alami sehingga ikut memperkaya unsur organik dalam tanah.

5. Sisa cabai

Sisa biji dan potongan cabai bisa dijadikan pestisida alami untuk tanaman. Caranya cukup mudah yaitu dengan menghaluskan sisa cabai bersama air, lalu menyaring cairannya ke dalam botol semprot.

Cairan tersebut kemudian bisa disemprotkan ke daun tanaman untuk membantu mengusir serangga dan hama.

Meski alami, cairan cabai tetap perlu digunakan hati-hati agar tidak mengenai mata atau kulit secara langsung karena bisa menimbulkan rasa perih.

(nga/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK