Hukum Membeli Hewan Kurban Diskon, Sah atau Tidak?

CNN Indonesia
Kamis, 21 Mei 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Hukum membeli hewan kurban diskon. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menjelang Hari Raya Iduladha, promo hewan kurban mulai ramai bermunculan di marketplace dan berbagai platform digital. Mulai dari potongan harga, cashback, hingga flash sale kambing dan sapi kurban ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.

Fenomena ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat Muslim mengenai hukum membeli hewan kurban diskon. Apakah hewan kurban yang dibeli saat promo tetap sah menurut syariat Islam?

Pertanyaan tersebut wajar muncul, terutama karena ibadah kurban berkaitan erat dengan syarat sah dan ketentuan agama. Karena itu, penting memahami hukum membeli hewan kurban diskon agar ibadah tetap sah dan sesuai ajaran Islam.

Hukum membeli hewan kurban diskon dalam Islam

Dalam Islam, mahal atau murahnya harga hewan kurban bukan menjadi penentu utama sah atau tidaknya ibadah kurban. Yang paling penting adalah kejelasan akad, kualitas hewan, serta terpenuhinya syarat sah kurban.

Melansir Detik, pakar fikih muamalah sekaligus anggota Dewan Syariah Nasional MUI, Oni Sahroni, menjelaskan bahwa membeli hewan kurban dengan sistem diskon maupun cashback pada dasarnya diperbolehkan.

Namun, ada sejumlah syarat yang perlu diperhatikan agar transaksi tetap sesuai syariat, yakni sebagai berikut:

1. Sumber diskon harus jelas

Jika diskon atau cashback berasal dari marketplace atau platform digital, maka hukumnya diperbolehkan. Potongan harga tersebut dianggap sebagai hadiah atau subsidi dari pihak aplikasi untuk menarik minat pembeli.

Namun, masyarakat tetap perlu memastikan bahwa promo tersebut tidak mengurangi kualitas hewan kurban atau biaya operasional yang seharusnya digunakan untuk perawatan hewan.

2. Hewan kurban harus sesuai syariat

Dalam pembelian kurban online, umumnya digunakan akad salam, yakni pembayaran dilakukan di awal sementara hewan disiapkan kemudian oleh penjual atau lembaga penyalur.

Meski dibeli dengan harga promo, hewan kurban tetap wajib memenuhi syarat sah kurban, seperti cukup umur, sehat, tidak cacat, dan layak disembelih sesuai ketentuan syariat.

Karena itu, calon pekurban sebaiknya tidak hanya tergiur harga murah, tetapi juga memastikan spesifikasi hewan dijelaskan secara transparan.

3. Transparansi antara semua pihak

Pembelian kurban digital biasanya melibatkan tiga pihak, yakni pembeli, platform aplikasi, dan lembaga penyalur kurban.

Selama kesepakatan di antara ketiganya jelas, termasuk siapa yang menanggung potongan harga atau cashback, maka transaksi tersebut tidak menjadi masalah dalam syariat Islam.

Tips membeli kurban online agar tetap sah

Agar ibadah kurban tetap tenang dan sesuai ketentuan agama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli hewan kurban secara online.

1. Pastikan bobot hewan jelas

Jangan mudah tergiur harga murah tanpa memeriksa detail hewan. Pastikan ada informasi mengenai bobot minimal dan kondisi fisik hewan kurban.

2. Pilih penyalur yang terpercaya

Gunakan jasa penyalur kurban yang memiliki reputasi baik dan transparan. Akan lebih baik jika mereka menyediakan dokumentasi serta laporan setelah proses penyembelihan dilakukan.

3. Jangan hanya fokus pada promo

Diskon dan cashback memang bisa membantu meringankan biaya kurban. Namun, esensi utama ibadah kurban tetap terletak pada ketakwaan, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Jadi, membeli hewan kurban diskon sebenarnya diperbolehkan dalam Islam selama proses transaksi dilakukan secara jelas, transparan, dan tidak mengurangi syarat sah hewan kurban. Karena itu, masyarakat tetap perlu teliti sebelum membeli agar ibadah berjalan lancar dan penuh berkah.

Baca selengkapnya di sini

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK