Jangan Kelamaan Simpan 7 Benda Ini di Bak Cuci Piring, Ini Alasannya

CNN Indonesia
Jumat, 22 Mei 2026 17:45 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa benda yang tak boleh kelamaan disimpan di bak cuci piring. Salah satu alasan terbesarnya, yaitu dari sisi kebersihan dan kesehatan. (istockphoto/NickyLloyd)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kita terkadang terlalu sibuk, sehingga lupa mencuci alat makan dan alat masak yang menumpuk di bak cuci piring. Namun ini kebiasaan yang buruk dan perlu diperbaiki.

Soalnya, ada beberapa benda yang tak boleh kelamaan disimpan di bak cuci piring. Salah satu alasan terbesarnya, yaitu dari sisi kesehatan.

Benda yang tak boleh kelamaan disimpan di bak cuci piring

Bak cuci piring sering kali menjadi tempat berkumpulnya berbagai jenis kuman dan bakteri. Ahli mikrobiologi Jason Tetro mengatakan, tempat tersebut menjadi tempat paling "aman" bagi mikroba dan perpindahan mikroba intens terjadi di sana.

"Studi telah menunjukkan bahwa bak cuci dapur adalah tempat berkumpulnya berbagai jenis bakteri yang tidak diinginkan, termasuk koliform tinja, patogen bawaan makanan, dan bahkan bakteri kulit," ujar Tetro, seperti dilansir Reader's Digest.

Selain isu kebersihan dan kesehatan, ada sejumlah alasan lain benda-benda tertentu tak boleh disimpan kelamaan di bak cuci piring. Ini daftarnya:

1. Spons

Spons pencuci piring merupakan salah satu benda paling kotor di dapur. Mengutip Southern Living, spons yang basah dan lembap bisa menyebarkan kuman ke alat makan dan permukaan dapur lainnya.

Sebaiknya, bersihkan spons secara rutin dengan air panas, tiriskan, dan gantung agar cepat kering. Disarankan juga mengganti spons setiap dua minggu sekali untuk menjaga kebersihan.

2. Lap piring

Selain spons, lap piring yang basah dan dibiarkan terlalu lama di bak cuci piring juga berisiko menyebarkan kuman.

Lebih baik, gunakan sikat atau kuas pencuci untuk membersihkan alat makan, dan cuci lap secara rutin.

3. Piring dan alat makan berminyak

Menyimpan piring yang berisi sisa lemak dan minyak di bak cuci piring dalam waktu lama bukanlah pilihan bijak.

Menurut House Digest, lemak dan minyak yang menempel bisa mengendap dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Selain itu, sisa lemak yang dibiarkan menumpuk bisa menyumbat saluran pembuangan.

4. Alat masak berbahan besi tuang dan aluminium

Peralatan masak dari besi tuang (cast iron) dan aluminium harus dirawat dengan hati-hati. Karena sifatnya yang berpori, besi tuang tidak boleh direndam dalam air terlalu lama agar tak cepat berkarat.

Hal yang sama juga berlaku untuk alat masak aluminium. Jika logam direndam dalam air sabun, apalagi dengan air hangat, bisa menyebabkan korosi pada aluminium atau merusak lapisan luarnya.

5. Peralatan dapur berbahan kayu

Alat dapur berbahan kayu, seperti sendok kayu, talenan, dan mangkuk kayu, tidak boleh direndam atau disimpan lama di bak cuci piring.

Kayu yang terlalu lama basah bisa menyusut, melengkung, bahkan berjamur dan menyimpan bau tidak sedap.

6. Gelas dan peralatan kaca

Gelas dan peralatan kaca yang dibiarkan terlalu lama di bak cuci piring bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman.

Apalagi jika dibiarkan semalaman, risiko pertumbuhan bakteri makin besar. Selain berbahaya, kebiasaan ini juga bisa membuat kaca menjadi kusam dan berkerut.

7. Benda yang dipakai untuk mengolah daging dan produk susu

Benda yang bersentuhan langsung dengan daging mentah, ikan, atau produk susu harus segera dibersihkan. Bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella bisa menempel dan berkembang biak jika dibiarkan terlalu lama.

Pastikan alat seperti pisau, talenan, dan mangkuk segera dicuci dengan air panas dan sabun setelah digunakan.

Bak cuci piring memang tempat yang sangat penting di dapur, tetapi harus digunakan dengan bijak.

Bersihkan dan cuci semua alat makan dan alat masak secara rutin, serta hindari menumpuk benda yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya mikroorganisme.

(rti)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK