Eks Pramugari Ungkap Kode 3 Huruf Tanda Bahaya di Pesawat

CNN Indonesia
Sabtu, 23 Mei 2026 15:20 WIB
Eks Pramugari Ungkap Kode 3 Huruf Tanda Bahaya di Pesawat
Ilustrasi pramugari atau awak kabin. (iStockphoto/ake1150sb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Saat kamu berada di dalam penerbangan, pengumuman melalui pengeras suara kabin biasanya berisi informasi standar seperti instruksi sabuk pengaman, antisipasi turbulensi, hingga waktu pendaratan.

Namun, pernahkah kamu mendengar para awak kabin mengucapkan istilah atau singkatan asing yang terdengar kasual di antara mereka?

Nyatanya, maskapai penerbangan memiliki deretan kode rahasia untuk berkomunikasi secara rahasia agar tidak memicu kepanikan massal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Glasgow Live, seorang kru kabin anonim dari maskapai Qatar Airways membeberkan salah satu kode tiga huruf yang paling dihindari dan menandakan bahwa pesawat sedang berada dalam situasi bahaya.

Jika kamu tidak sengaja mendengar pramugari mengucapkan kode ABP, itu adalah alarm batin bahwa situasi darurat yang serius kemungkinan besar sedang berkembang di dalam pesawat. ABP merupakan singkatan dari Able Bodied Passengers.

Dalam prosedur keselamatan, sejak penumpang pertama kali melangkah masuk ke dalam pesawat, awak kabin sebenarnya telah melakukan pemindaian secara senyap.

Mereka mencari penumpang yang dinilai kuat, fit, tenang, dan dinilai mampu membantu kru kabin jika sewaktu-waktu terjadi pendaratan darurat, evakuasi cepat, atau ancaman lainnya.

Jika kode ABP mulai diucapkan oleh antarkru kabin, artinya mereka sedang mengidentifikasi dan bersiap menunjuk para penumpang tangguh tersebut untuk bersiap mengambil tindakan penyelamatan.

Melansir laporan The Mirror, selain ABP, terdapat jaringan kode komunikasi lain yang digunakan oleh maskapai internasional untuk berbagai situasi, mulai dari yang mengancam nyawa hingga kode candaan internal kru.

Nama kode Squawk 7500 / Hotel bermakna pembajakan pesawat yang sedang berlangsung, sedangkan Code Red/Code Blue, terjadi darurat medis yang parah atau mengancam nyawa di kabin.

Lalu, ada Code Yellow yang berarti terjadi situasi medis namun masuk kategori kurang serius. Kemudian, Code 300/Angel bermakna ada penumpang yang telah meninggal dunia di dalam penerbangan.

Selain itu, ada Code Mermaid yang berarti penumpang yang mencoba egois dengan rebahan/menguasai beberapa kursi sekaligus. Selanjutnya, Runner yang bermakna penumpang terlambat yang berlari kencang di lorong bandara menuju pintu pesawat.

Terakhir, ada PILP yakni Passenger I'd Like to Punch, sebuah kode internal untuk penumpang yang sangat menyebalkan.

Tidak semua kode di atas awan bernuansa mencekam. Awak kabin juga manusia yang kerap menggunakan sandi humoris saat bertugas. Istilah seperti "Babe on Board" atau "Best on Board" sering diucapkan ketika ada penumpang dengan penampilan sangat menarik perhatian mereka.

Bahkan, seorang konten kreator TikTok dan pengamat perjalanan, @gowithgarret, mengungkapkan sebuah permainan rahasia yang kerap dimainkan pramugari saat penerbangan berakhir, yang dinamakan "See You Later".

Menurut Garret, saat proses penumpang turun dari pesawat, pramugari akan mengucapkan salam perpisahan standar kepada semua orang seperti "Thank you" atau "Goodbye".

Namun, jika mereka mengucapkan kalimat "See you later" khusus kepada kamu, itu adalah kode halus bahwa kru tersebut mengagumi atau tertarik pada kamu.

(wiw) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]