Konsumsi Semangka Turunkan Risiko Penyakit Jantung, Kok Bisa?
Semangka dingin mampu menyegarkan tubuh sekaligus menghidrasi apalagi saat cuaca panas. Namun ternyata semangka menawarkan manfaat lebih dari itu. Konsumsi semangka turunkan risiko jantung. Simak penjelasannya.
Tak ada yang bisa menolak kenikmatan semangka dingin di hari yang panas. Semangka pun jadi salah satu buah favorit sebab tinggi kandungan air dan nutrisi seperti serat, magnesium, kalium, vitamin C, vitamin A, dan likopen.
Oleh karenanya, baik sekali memasukkan semangka ke dalam diet harian apalagi untuk menjaga kesehatan jantung.
Semangka turunkan risiko jantung
Ingin jauh dari penyakit jantung? Sebaiknya lebih banyak konsumsi semangka. Riset pada 2025 menemukan semangka bisa memiliki efek kesehatan kardioprotektif atau perlindungan terhadap jantung.
Kenapa semangka berkaitan dengan kesehatan jantung?
Tinjauan yang diterbitkan pada 2025 menyebut semangka kaya asam amino L-citrulline. L-citrulline dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membantu kesehatan jantung.
Meski demikian, peneliti memberikan catatan bahwa manfaat kardiovaskular L-citrulline yang tepat belum sepenuhnya jelas. Namun mereka menyatakan bahwa konsumsi semangka mungkin dapat membantu pencegahan penyakit kardiovaskular.
Sementara itu berkaitan dengan semangka turunkan risiko jantung, ahli gizi Kristin Kirkpatrick berpendapat semangka berdampak terhadap kesehatan kardiovaskular berkat senyawa tertentu.
"Dampak semangka terhadap kesehatan pembuluh darah tampaknya bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Hal ini mungkin didasarkan pada senyawa yang memengaruhi produksi oksida nitrat, yang berdampak pada kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan," jelas Kirkpatrick dilansir dari Healthline.
Dalam riset sebelumnya di 2022, semangka terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Di penelitian serupa disebutkn L-citrulline dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kekakuan arteri terutama pada mereka yang punya faktor risiko kardiometabolik.
(els)