Pulau Berpenghuni Terkecil di Dunia, Cuma Muat 1 Rumah dan 1 Pohon

CNN Indonesia
Sabtu, 06 Jun 2026 09:50 WIB
Just Room Enough Island di Alexandria Bay, New York. (iStockphoto/Oriol Lopez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, lari ke sebuah pulau terpencil sering kali menjadi fantasi bagi banyak orang yang mendambakan ketenangan.

Namun, ada satu pulau di dunia yang definisi keterpencilannya sangat ekstrem: ukurannya sangat kecil hingga hanya muat untuk satu unit rumah dan satu batang pohon saja.

Selamat datang di Just Room Enough Island. Terletak di Alexandria Bay, New York, pulau unik ini mengapung di tengah Sungai Saint Lawrence yang membelah perbatasan antara Amerika Serikat dan Kanada.

Dengan luas wilayah yang hanya 3.300 kaki persegi (sekitar 306 meter persegi), pulau berpenghuni ini memiliki ukuran yang bahkan lebih kecil daripada sebuah lapangan tenis standar.

Seperti dilansir CN Traveller, Just Room Enough merupakan bagian dari Thousand Islands, sebuah gugusan yang terdiri dari 1,864 pulau di Sungai Saint Lawrence.

Otoritas setempat memiliki regulasi dan spesifikasi unik yang sangat ketat untuk menetapkan apakah sebuah daratan bisa diakui sebagai pulau resmi, yaitu:

- Luas tanah wajib lebih besar dari 1 kaki persegi.
- Daratan harus tetap berada di atas permukaan air (tidak tenggelam) sepanjang tahun.
- Wajib memiliki minimal satu pohon hidup.

Melihat potensi keunikannya, keluarga Sizeland membeli pulau karang ini pada era 1950-an. Demi memenuhi syarat hukum Thousand Islands, mereka mendirikan sebuah pondok musim panas kecil (cottage) dan menanam satu batang pohon yang masih kokoh berdiri hingga hari ini.

Nama jenaka "Just Room Enough" pun dipilih karena daratannya memang benar-benar hanya menyisakan ruang yang pas-pasan untuk bangunan tersebut.

Pada awalnya, keluarga Sizeland membeli pulau ini dengan tujuan menjadikannya sebagai tempat pelarian pribadi akhir pekan yang tenang dan jauh dari jangkauan publik. Namun, rencana tersebut gagal total.

Keunikan visual rumah di atas batu karang ini justru memicu rasa penasaran global yang masif secara daring. Kini, foto-foto rumah ikonik ini telah direplikasi jutaan kali di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.

Meskipun pulau ini merupakan properti privat yang melarang turis asing untuk menapakkan kaki di atasnya, ribuan pelancong setiap tahunnya rela membayar paket tur kapal pesiar menyusuri Sungai Saint Lawrence hanya demi bisa memotret pulau ini dari dekat.

Pada tahun 1982, Guinness World Records resmi menobatkan Just Room Enough Island sebagai pulau berpenghuni terkecil di dunia.

Predikat pulau terkecil tersebut berhasil direbut dari Bishop Rock, sebuah pulau karang super terisolasi di Kepulauan Scilly, Inggris, yang di atasnya berdiri sebuah bangunan mercusuar kesepian.

Ketika sistem operasional mercusuar Bishop Rock diubah menjadi otomatis tanpa penjaga pada tahun 1982, pulau tersebut kehilangan statusnya sebagai pulau "berpenghuni".

Mengingat ukuran Pulau Just Room Enough hanya setengah dari ukuran Bishop Rock saat air laut surut, pulau di perbatasan AS-Kanada ini praktis menjadi raja tak tertandingi dalam kategori daratan hunian paling mikro di bumi.

Daya tarik di sekitar Just Room Enough juga tidak kalah mentereng. Hanya berjarak 500 kaki dari sana, berdiri Boldt Castle, sebuah kastil megah milik jutawan perhotelan George Boldt.

Kawasan ini juga bertetangga dengan Calumet Island yang menyimpan sejarah kastil taipan tembakau Charles G. Emery, serta Deer Island yang dikenal sebagai pulau tertutup milik perkumpulan rahasia elite dunia, 'Skull and Bones'.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK