Ini 3 Menu yang Wajib Ada di Pesawat Kepresidenan
Terbang bersama Presiden Prabowo Subianto berarti akan turut menyantap menu-menu favorit orang nomor satu di Indonesia ini. Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan membeberkan tiga menu yang hampir selalu ada di pesawat kepresidenan. Apa saja?
Jika kerap terbang dengan maskapai komersil, maka menu-menu yang disajikan biasanya tidak jauh dari pilihan ayam atau ikan. Namun jika kamu terbang bersama Presiden Prabowo Subianto, ada menu-menu yang nyaris tak pernah ketinggalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirgayuza berkata ada tiga menu yang hampir selalu ada yakni, kopi Hambalang, bakso, dan nasi bakar.
"Kopi Hambalang sudah sering dibahas. Namun bakso dan nasi bakar juga hampir selalu hadir, baik di Istana maupun dalam penerbangan Presiden," kata Dirgayuza dalam sebuah unggahan di akun Instagramnya.
Dia menambahkan menu-menu ini disiapkan selama penerbangan oleh tim chef on board Garuda Indonesia salah satunya Chef Yudi Mulyadi.
Untuk penerbangan jarak jauh, lanjutnya, bahan-bahan masakan otomatis dibawa dari Indonesia. Demi bisa menyajikan menu dengan citarasa khas Indonesia, area istirahat kru kerap berubah jadi tempat bahan penyimpanan bahan makanan.
"Tetapi sesungguhnya, menu paling menarik di meja makan Presiden tidak pernah tercantum dalam buku menu. Menu itu adalah pelajaran hidup," katanya.
Dirgayuza pun menceritakan bagaimana Prabowo yang kini didampinginya sempat menyicip 'menu' berupa pelajaran hidup dari R.M. Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo.
Dari pendiri BNI dan para guru, Dirgayuza menyebut Prabowo menyerap banyak falsafah Jawa yang membantu cara berpikir dan kepemimpinannya.
Setidaknya ada tiga falsafah Jawa yang kerap ia dengar yakni, becik ketitik, ala ketara (yang baik akan terlihat, yang buruk akan terungkap), sabdo pandita ratu (ucapan pemimpin adalah janji), dan rame ing gawe sepi ing pamrih (banyak bekerja, sedikit menuntut pujian).
Tak hanya itu, Dirgayuza juga membeberkan Prabowo kerap mengingatkan akan beberapa hal di antaranya, ojo dumeh dan ojo ngoyo (jangan sombong, jangan memaksakan kehendak di luar kemampuan), lalu dalam berpolitik diingatkan untuk menang tanpo ngasorake (menang tanpa merendahkan lawan).
"Mungkin itulah sebabnya bakso, nasi bakar, dan kopi Hambalang terasa istimewa di meja Presiden. Karena yang mengenyangkan bukan hanya makanannya, tetapi juga bekal ilmu yang menyertainya," imbuhnya.
(els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

