Mengapa Penumpang Suka Berdiri Sebelum Pesawat Berhenti Total?

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 19:00 WIB
Moscow, Russia - June 15, 2016:  Passengers expect exit the aircraft after landing Flight Simferopol-Moscow
Ilustrasi. Sebelum pesawat benar-benar mendarat, penumpang justru banyak yang berdiri lebih dulu. (Istockphoto/tanyss)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemandangan penumpang yang langsung berdiri begitu pesawat menyentuh landasan pacu tampaknya sudah menjadi hal yang lumrah. Bahkan, tak sedikit yang buru-buru mengambil tas dari kompartemen atas dan mengantre di lorong, padahal pintu pesawat masih tertutup rapat.

Fenomena ini kerap memicu perdebatan. Sebagian orang menganggapnya sebagai perilaku yang mengganggu, sementara yang lain merasa itu hal yang wajar dilakukan setelah duduk berjam-jam selama penerbangan.

Padahal, awak kabin biasanya meminta penumpang tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga pesawat benar-benar berhenti dan lampu tanda sabuk pengaman dimatikan. Selain demi kenyamanan bersama, aturan ini juga berkaitan dengan faktor keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip The Travel, sekitar 35 persen responden dalam sebuah survei menilai kebiasaan berdiri terlalu cepat setelah pesawat mendarat dapat mengganggu sekaligus berpotensi membahayakan penumpang lain.

Lantas, mengapa banyak orang tetap melakukannya? Dari sudut pandang psikologi dan perilaku manusia, ada sejumlah alasan yang menjelaskan fenomena tersebut:

1. Merasa tidak nyaman selama penerbangan

Bagi sebagian orang, momen pesawat mendarat menandai berakhirnya pengalaman yang membuat mereka cemas. Penumpang yang memiliki ketakutan terhadap ketinggian atau fobia terbang sering kali merasa lega begitu roda pesawat menyentuh landasan.

Keinginan untuk segera berdiri dan bersiap keluar bisa menjadi cara mereka mengurangi ketegangan emosional yang telah dirasakan sepanjang perjalanan. Semakin cepat mereka merasa 'bebas' dari pesawat, semakin cepat pula rasa cemas tersebut mereda.

2. Ingin keluar lebih cepat

Alasan yang paling sering ditemui adalah keinginan untuk segera meninggalkan pesawat. Beberapa penumpang mungkin memiliki jadwal penerbangan lanjutan, janji penting, atau sekadar tidak sabar untuk tiba di tujuan.

Mereka beranggapan bahwa berdiri lebih dulu akan membuat proses keluar pesawat menjadi lebih cepat. Namun, dalam praktiknya hal ini tidak selalu efektif.

Jika kursi berada di bagian tengah atau belakang kabin, penumpang tetap harus menunggu antrean penumpang di depannya untuk turun terlebih dahulu.

3. Sudah menjadi kebiasaan

Tidak semua perilaku dilakukan karena alasan yang benar-benar rasional. Dalam banyak kasus, berdiri segera setelah pesawat mendarat hanyalah kebiasaan yang terbentuk dari pengalaman perjalanan sebelumnya.

Ketika seseorang berulang kali melakukan tindakan yang sama, otak akan menganggapnya sebagai respons otomatis. Akibatnya, begitu pesawat menyentuh landasan, mereka langsung berdiri tanpa banyak berpikir, meskipun sebenarnya tidak ada kebutuhan mendesak.

4. Tubuh terasa pegal dan butuh bergerak

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat membuat tubuh terasa kaku. Otot punggung, leher, dan kaki sering kali mengalami ketegangan akibat ruang gerak yang terbatas.

Karena itu, sebagian penumpang memilih berdiri begitu pesawat mendarat untuk meregangkan tubuh dan mengurangi rasa pegal. Berdiri sesaat memang bisa memberikan rasa nyaman setelah penerbangan panjang, meski idealnya tetap dilakukan setelah pesawat benar-benar berhenti.

5. Tidak ingin terhambat penumpang lain

Ada pula penumpang yang merasa proses turun dari pesawat berlangsung terlalu lambat. Mereka khawatir akan terjebak di belakang orang-orang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mengambil barang bawaan atau keluar dari kursi.

Persepsi ini mendorong mereka untuk berdiri lebih awal dan menempatkan diri di lorong. Dalam pikiran mereka, tindakan tersebut dapat membantu menghemat waktu, meskipun kenyataannya sering kali tidak memberikan perbedaan yang signifikan.

Keselamatan tetap yang utama

Meski terlihat sepele, berdiri sebelum pesawat berhenti total sebenarnya memiliki risiko. Pesawat masih bisa bergerak saat menuju area parkir, melakukan pengereman mendadak, atau mengalami guncangan kecil yang dapat membuat penumpang kehilangan keseimbangan.

Karena itu, para penumpang disarankan tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga lampu tanda sabuk pengaman dimatikan oleh awak kabin. Beberapa menit tambahan untuk menunggu mungkin terasa lama, tetapi langkah sederhana ini dapat membantu menjaga keselamatan dan kenyamanan semua orang di dalam pesawat.

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]