Spot Surfing Anyar di Sukabumi, Dulunya Dikenal Sebagai Sarang Ular

CNN Indonesia
Senin, 22 Jun 2026 08:15 WIB
Spot Surfing Anyar di Sukabumi, Dulunya Dikenal Sebagai Sarang Ular
Jakarta, CNN Indonesia --

Pantai Matahari Cikembang, Sukabumi, Jawa Barat kini tengah dielu-elukan sebagai salah satu spot berselancar atau surfing yang asyik. Tapi, siapa sangka jika dulunya spot ini justru dihindari masyarakat lantaran dikenal sebagai sarang ular?

Pantai itu terletak di Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok. Pantai menyuguhkan panorama alam yang memanjakan mata, lengkap dengan pepohonan teduhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan detiktravel, suasana pantai kini terasa akrab dan hidup. Turis asing dan domestik membaur, duduk santai menikmati suasana. Padahal, dulunya tempat ini dijauhi masyarakat.

"Kalau sekarang indah, nyaman, banyak pepohonan. Tapi dulu, tempat wisata ini garung. Banyak ilalang, tidak terawat. Lahannya jadi sarang ular, kelabang, kalajengking semua ada di sini," ujar Kepala Desa Pasir Baru Jaro Hidayah, beberapa waktu lalu.

Dulu, lokasi ini hanyalah sudut terpencil dari Pantai Cikembang yang tak terurus. Namun, Jaro melihat potensi besar dibalik garis pantainya yang landai. Ia pun menggerakkan pemuda sekitar untuk babat alas.

"Saya urus lahannya, saya rapikan bersama pemuda desa. Kami juga minta izin ke pemilik lahan di sebelah, supaya bisa kita bersihkan," ujar dia.

Jaro kemudian menandai lokasi ini di Google Maps dan mengunggah foto-foto indahnya. Perlahan, pelancong pun berdatangan.

"Sekarang Pantai Matahari Cikembang sudah dikenal. Kebanyakan pengunjung luar negeri itu dari Asia dan Eropa," ujarnya.

Karakter ombak jadi daya pikat utama Pantai Matahari Cikembang. Belakangan, ombak yang bergulung cantik itu dipenuhi oleh orang-orang yang berselancar.

"Spot surfing ini jadi unggulan. Ombaknya bersahabat, cocok buat pemula," tambah Jaro.

Tak perlu khawatir jika lapar seusai surfing. Ada warung makanan persis di tepi pantai. Memang, tak ada menu ala kafe yang fancy, hanya ada mi rebus dan menu-menu sederhana lainnya. Namun, air kelapa mursi jadi unggulan.

"Makanan juga masih makanan biasa, namun unggulannya adalah buah kelapa," ujar Jaro.

Kini, Jaro juga didukung oleh komunitas pemandu wisata asal Cimaja, desa tetangga yang memang telah lebih dulu dikenal sebagai lokasi surfing.

(asr) Add as a preferred
source on Google