Waspada 'Garam' di Makanan Manis, Diam-diam Ancam Kesehatan

CNN Indonesia
Selasa, 23 Jun 2026 09:45 WIB
Ilustrasi Kue Red Velvet
Ilustrasi. Meskipun rasanya manis, cake ternyata tinggi kandungan garam. (orzalaga/Pixabay)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Makanan manis sering kali dianggap sebagai sumber utama gula yang perlu dibatasi. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa sejumlah makanan manis juga menyimpan kandungan natrium atau sodium (garam) dalam jumlah yang cukup tinggi. Kondisi ini dikenal sebagai hidden sodium atau natrium tersembunyi.

Natrium bukan hanya berasal dari garam dapur (NaCl) yang ditambahkan ke dalam makanan. Mineral ini juga hadir dalam berbagai senyawa lain seperti natrium benzoat, natrium nitrit, hingga monosodium glutamat (MSG).

Bberbagai senyawa tersebut banyak digunakan dalam makanan olahan sebagai pengawet, penambah rasa, maupun penguat tekstur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena tidak selalu menghasilkan rasa asin, keberadaan natrium dalam makanan sering luput dari perhatian. Akibatnya, seseorang bisa mengonsumsi natrium berlebihan tanpa menyadarinya.

Padahal, asupan natrium yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke. Organisasi kesehatan dunia merekomendasikan konsumsi natrium tidak lebih dari 2.000 mg per hari atau setara dengan sekitar satu sendok teh garam.

Lalu, makanan manis apa saja yang ternyata mengandung hidden sodium? Melansir Siloam Hopsital, berikut beberapa jenis makanannya:

1. Roti

Roti merupakan salah satu sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi sebagai menu sarapan atau camilan. Meski rasanya tidak asin, roti sering kali mengandung natrium yang cukup tinggi.

Natrium ditambahkan untuk membantu proses fermentasi, memperbaiki tekstur, dan meningkatkan cita rasa. Pada roti putih, kandungan natrium bahkan bisa mencapai sekitar 530 mg per 100 gram.

Jika dikonsumsi bersama isian seperti keju, selai, atau daging olahan, jumlah natrium yang masuk ke tubuh tentu akan semakin besar.

ilustrasi roti bluderIlustrasi. Dalam roti terkandung garam yang cukup tinggi. (iStockphoto/PicturePartners)

2. Keju

Banyak orang menganggap keju sebagai pelengkap makanan manis seperti roti, cake, atau dessert. Namun, keju termasuk salah satu makanan dengan kandungan natrium yang tinggi.

Pada proses pembuatannya, keju menggunakan garam dan bahan tambahan seperti natrium fosfat untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan stabil. Dalam 100 gram keju, kandungan natrium dapat mencapai sekitar 1.410 mg.

Jumlah tersebut sudah mendekati batas konsumsi natrium harian yang dianjurkan. Karena itu, konsumsi keju, terutama keju olahan, sebaiknya tidak berlebihan.

3. Oatmeal instan

Oatmeal dikenal sebagai pilihan sarapan sehat. Namun, tidak semua jenis oatmeal memiliki kandungan gizi yang sama. Oatmeal instan umumnya mengandung natrium tambahan untuk memperkuat rasa dan memperpanjang masa simpan.

Satu porsi oatmeal instan dapat mengandung sekitar 200 mg natrium, jauh lebih tinggi dibandingkan oat utuh yang secara alami hampir tidak mengandung natrium. Jika ingin memperoleh manfaat oatmeal secara optimal, pilih oat utuh dan tambahkan buah segar sebagai pelengkap.

4. Biskuit

Biskuit sering menjadi teman minum teh atau kopi. Rasanya yang manis membuat banyak orang tidak mengira bahwa camilan ini juga menyumbang natrium dalam jumlah cukup besar.

Data Komposisi Pangan Indonesia menunjukkan bahwa 100 gram biskuit mengandung sekitar 241 mg natrium. Jumlah tersebut bisa meningkat tergantung jenis dan bahan tambahan yang digunakan.

Konsumsi biskuit secara berlebihan, apalagi dalam kemasan besar, dapat membuat asupan natrium harian meningkat tanpa disadari.

5. Pancake

Pancake kerap dipilih sebagai menu sarapan karena mengenyangkan dan mudah dipadukan dengan berbagai topping manis. Namun, di balik rasanya yang manis, pancake ternyata mengandung natrium dalam jumlah yang tidak sedikit.

Satu porsi pancake lengkap dengan mentega dan sirup dapat mengandung lebih dari 1.100 mg natrium. Artinya, hanya dari satu kali makan, seseorang sudah memperoleh hampir setengah dari batas konsumsi natrium harian yang direkomendasikan.

6. Puding instan

Puding identik dengan makanan penutup yang lembut dan manis. Akan tetapi, jenis puding instan sering kali mengandung natrium cukup tinggi.

Hal ini disebabkan oleh penggunaan bahan tambahan seperti dinatrium fosfat dan tetranatrium pirofosfat yang berfungsi menjaga tekstur dan daya simpan produk.

Dalam satu sajian, puding instan dapat mengandung sekitar 280 hingga 320 mg natrium. Untuk mengurangi asupan natrium, membuat puding sendiri di rumah bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.

7. Cake dan kue manis

Cake sering hadir dalam berbagai perayaan dan dianggap sebagai camilan istimewa. Meski rasanya manis, kandungan natrium pada cake ternyata tidak bisa diabaikan.

Sepotong cake dapat mengandung sekitar 233 mg natrium. Jika ditambah frosting cokelat atau krim, jumlahnya bisa meningkat hingga sekitar 308 mg natrium per porsi.

Semakin banyak bahan tambahan yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan natriumnya.

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]