Bandara Terbaik di Asia 2026 Bukan Lagi Changi, Lalu Apa?
Osaka kembali mencuri perhatian dunia. Kali ini bukan karena kuliner atau destinasi wisatanya, melainkan bandara yang menjadi gerbang utama penerbangan domestik di kawasan Kansai.
Osaka Itami Airport dinobatkan sebagai bandara terbaik di Asia dalam pemeringkatan terbaru yang dirilis penyedia layanan kompensasi penerbangan AirHelp. Bandara ini bahkan berhasil mengungguli Bandara Changi Singapura yang selama bertahun-tahun identik dengan predikat bandara terbaik dunia.
Dalam daftar yang menilai 279 bandara internasional, Osaka Itami menempati peringkat ke-12 dunia, satu tingkat di atas Changi yang berada di posisi ke-13.
Prestasi tersebut diraih berkat kombinasi ketepatan waktu penerbangan, pengalaman penumpang, serta kualitas fasilitas terminal yang dinilai sangat baik.
Meski tidak melayani banyak penerbangan internasional, Osaka Itami merupakan bandara domestik utama yang melayani kawasan Kansai, termasuk kota Osaka, Kyoto, dan Kobe. Bandara ini dikenal memiliki operasional yang efisien serta proses keberangkatan dan kedatangan yang relatif lancar.
Dalam menyusun pemeringkatan, AirHelp menggunakan sejumlah indikator. Selain menganalisis data ketepatan waktu penerbangan, lembaga tersebut juga menghimpun penilaian dari penumpang di lebih dari 68 negara.
Responden diminta memberikan penilaian terhadap berbagai aspek, mulai dari pelayanan staf bandara, waktu tunggu, kebersihan, hingga kualitas fasilitas seperti pilihan makanan, toko, area duduk, hiburan, dan kenyamanan terminal.
Sementara itu, gelar bandara terbaik di dunia versi AirHelp tahun ini diraih oleh Bandara Internasional Tocumen di Panama. Posisi kedua ditempati Fortaleza Pinto Martins Airport di Brasil, disusul Cape Town Airport di Afrika Selatan.
Changi masih berjaya di penghargaan lain
Meski kalah dalam pemeringkatan AirHelp, Changi bukan berarti kehilangan reputasinya sebagai salah satu bandara terbaik di dunia.
Bandara kebanggaan Singapura itu baru saja dinobatkan sebagai bandara terbaik dunia tahun 2026 dalam ajang World Airport Awards yang diselenggarakan organisasi penerbangan berbasis di London, Skytrax.
Melansir VNExpress, predikat tersebut menjadi kemenangan kedua secara berturut-turut setelah Changi juga menduduki posisi teratas pada 2025. Secara keseluruhan, Changi kini telah mengoleksi 14 gelar sebagai bandara terbaik dunia, jumlah terbanyak sejak penghargaan itu pertama kali digelar pada 2000.
Meski demikian, persaingan antarbadara global semakin ketat. Sejumlah pengamat industri penerbangan menilai berbagai bandara di dunia terus meningkatkan kualitas layanan untuk menarik lebih banyak penumpang.
Pada tahun lalu, misalnya, sebagian wisatawan mengapresiasi proses pemeriksaan imigrasi di Changi yang cepat dan efisien. Namun, beberapa di antaranya juga mengeluhkan waktu tunggu pengambilan bagasi yang dinilai masih terlalu lama.
(tis/tis)