Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Payudara Nyeri saat Olahraga

CNN Indonesia
Jumat, 03 Jul 2026 18:45 WIB
Nyeri payudara saat olahraga dialami banyak perempuan. Kondisi ini bisa dikurangi dengan penggunaan sport bra yang tepat.
Nyeri payudara saat olahraga dialami banyak perempuan. Kondisi ini bisa dikurangi dengan penggunaan sport bra yang tepat. (Foto: iStockphoto/catinsyrup)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak perempuan menganggap nyeri payudara saat berolahraga sebagai hal yang wajar. Rasa tidak nyaman saat berlari, melompat, mengikuti HYROX, atau latihan intensitas tinggi lainnya pun kerap dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima.

Padahal, nyeri payudara saat berolahraga atau exercise-induced breast pain merupakan keluhan yang cukup umum. Mengutip The Breast Journal, kondisi ini dialami hingga 72 persen perempuan yang aktif berolahraga.

Lantas, mengapa payudara bisa terasa nyeri saat berolahraga?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Payudara tidak memiliki otot yang menopangnya secara langsung. Organ ini terutama disangga oleh kulit, ligamen, dan jaringan ikat.

Saat seseorang berlari, melompat, atau melakukan olahraga berdampak tinggi, payudara tidak hanya bergerak naik-turun, tetapi juga ke samping dan depan-belakang. Gerakan berulang tersebut dapat menarik jaringan penyangga sehingga memicu rasa nyeri atau tidak nyaman.

Studi yang dipublikasikan dalam Frontiers in Sports and Active Living menyebutkan, besarnya perpindahan, kecepatan, dan akselerasi gerakan payudara menjadi faktor utama penyebab nyeri saat berolahraga.

Selain itu, ukuran payudara, jenis dan intensitas olahraga, hingga kualitas penyangga yang digunakan juga turut memengaruhi munculnya keluhan tersebut.

Salah satu cara yang dapat membantu mengurangi nyeri adalah menggunakan sport bra. Berbeda dengan bra sehari-hari, sport bra dirancang untuk menopang payudara dengan lebih baik sehingga gerakannya tetap terkendali selama beraktivitas.

Fungsi sport bra bukan untuk mengecilkan payudara, melainkan membatasi gerakan berlebih agar tarikan pada jaringan penyangga dapat diminimalkan.

Manfaat menggunakan sport bra saat berolahraga

Berikut beberapa manfaat menggunakan sport bra saat berolahraga:

1. Membantu mengurangi nyeri payudara

Semakin baik dukungan yang diberikan sport bra, semakin kecil gerakan payudara yang dapat memicu rasa nyeri dan tidak nyaman selama berolahraga.

2. Mengurangi gerakan payudara berlebih

Sport bra bekerja dengan mengangkat, menopang, atau mengompresi payudara sehingga pergerakannya lebih stabil saat tubuh bergerak.

3. Membuat olahraga lebih nyaman

Menurut Sports Medicine Australia, sport bra yang ukurannya sesuai dapat mengurangi rasa tidak nyaman sekaligus membuat perempuan lebih leluasa bergerak saat berolahraga.

4. Berpotensi meningkatkan performa olahraga

Dukungan payudara yang optimal juga dikaitkan dengan konsumsi oksigen yang lebih rendah dan running economy yang lebih efisien saat berlari. Artinya, tubuh berpotensi menggunakan energi lebih hemat ketika gerakan payudara dapat dikendalikan dengan baik.

Tak hanya tidak mengenakan sport bra, penggunaan ukuran yang tidak sesuai atau sport bra yang sudah longgar juga dapat mengurangi fungsi penyangganya.

Untuk aktivitas ringan, seperti yoga atau jalan santai, sport bra dengan tingkat dukungan (low support) umumnya sudah memadai. Sementara itu, untuk olahraga berdampak tinggi, seperti lari, HYROX, skipping, aerobik, atau high-intensity interval training (HIIT), disarankan menggunakan sport bra dengan tingkat dukungan tinggi (high support) agar gerakan payudara dapat dibatasi secara lebih efektif dan risiko nyeri berkurang.

(tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]