Cara Makan Durian Tanpa Bikin Berat Badan dan Gula Darah Naik

CNN Indonesia
Kamis, 02 Jul 2026 19:30 WIB
Cara Makan Durian Tanpa Bikin Berat Badan dan Gula Darah Naik
Ilustrasi. Ternyata ada triknya saat makan durian, agar berat badan tidak naik. (Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Durian dikenal sebagai 'raja buah' berkat cita rasanya yang khas dan teksturnya yang lembut. Namun, di balik kenikmatannya, durian juga termasuk buah dengan kandungan kalori dan gula yang cukup tinggi.

Meski begitu, bukan berarti Anda harus menghindari durian sepenuhnya. Kuncinya adalah mengonsumsi buah ini dalam jumlah yang wajar dan memperhatikan pola makan secara keseluruhan agar berat badan maupun kadar gula darah tetap terkendali.

Kepala Departemen Gizi Xuyen A General Hospital di Ho Chi Minh City, Chau Thi Anh, mengatakan durian merupakan buah yang padat energi. Karena itu, porsi konsumsinya perlu dibatasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu pongge durian setara semangkuk nasi

Menurut Chau, sekitar 100 gram daging durian atau setara satu pongge berukuran sedang mengandung sekitar 147 kalori. Jumlah tersebut hampir menyamai energi dari sekitar 150 gram nasi putih matang atau satu mangkuk nasi.

Selain tinggi kalori, durian juga mengandung sekitar 27 gram karbohidrat yang sebagian besar berupa gula sederhana, 5,3 gram lemak, dan 3,8 gram serat.

Pada jenis durian berukuran besar, seperti Monthong tanpa biji atau Ri6, satu pongge bahkan bisa memiliki berat 150-200 gram. Artinya, satu pongge saja dapat menyumbang sekitar 220-290 kalori, setara atau bahkan lebih tinggi dibandingkan satu mangkuk nasi.

Mengapa durian bisa memengaruhi gula darah?

Mengutip VNExpress, durian memiliki indeks glikemik (GI) sekitar 49-55 yang tergolong rendah hingga sedang. Namun, buah ini memiliki beban glikemik (glycemic load) yang cukup tinggi karena kandungan karbohidratnya banyak.

Artinya, jika dikonsumsi berlebihan, durian tetap dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.

Durian mengandung tiga jenis gula, yakni glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Glukosa dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, sedangkan kandungan lemak pada durian memperlambat proses pencernaan sehingga kadar gula darah bisa bertahan tinggi lebih lama.

Kondisi tersebut membuat pankreas bekerja lebih keras untuk menghasilkan insulin.

Sementara itu, fruktosa diproses langsung oleh hati. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama bersamaan dengan asupan lemak yang tinggi, fruktosa dapat meningkatkan pembentukan lemak di hati. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko perlemakan hati dan resistensi insulin.

Tips makan durian agar tetap sehat

Durian tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat selama dikonsumsi dengan bijak. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Batasi porsinya

Idealnya, konsumsi durian cukup satu pongge berukuran sedang atau sekitar 80-100 gram dalam sekali makan. Jika mengonsumsi pongge berukuran besar, sebaiknya kurangi sumber karbohidrat lain, misalnya dengan mengurangi porsi nasi pada makan berikutnya agar total asupan kalori tetap seimbang.

2. Jangan dimakan setiap hari

Orang yang sehat sebaiknya tidak mengonsumsi durian setiap hari selama musim panen. Frekuensi yang dianjurkan adalah satu hingga dua kali dalam seminggu agar asupan kalori, gula, dan lemak tidak berlebihan.

3. Konsumsi pada siang hari

Waktu terbaik menikmati durian adalah pada siang atau sore hari, idealnya sebelum pukul 16.00 atau sebelum berolahraga.

Dengan begitu, tubuh masih memiliki waktu untuk menggunakan energi dari durian sebagai bahan bakar aktivitas. Sebaliknya, makan durian pada malam hari dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak, memicu perut kembung, hingga mengganggu kualitas tidur.

4. Kelompok tertentu perlu lebih berhati-hati

Orang dengan pradiabetes, diabetes tipe 2, sindrom metabolik, kelebihan berat badan, atau obesitas sebaiknya membatasi konsumsi durian.

Bila ingin tetap mengonsumsinya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi mengenai porsi yang sesuai agar kadar gula darah tetap terkontrol.

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]