Bawa Koper ke JxB 2026, Jastiper Kejar Orderan se-Indonesia

CNN Indonesia
Sabtu, 04 Jul 2026 11:30 WIB
Memasuki hari ketiga Jakarta X Beauty (JXB) 2026, area pameran dipadati para jastiper yang berburu produk titipan pelanggan dari berbagai daerah. (CNN Indonesia/Angela Merici)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memasuki hari ketiga Jakarta X Beauty (JXB) 2026, area pameran dipadati para jastiper yang berburu produk titipan pelanggan dari berbagai daerah.

Dengan koper, troli, hingga tas belanja besar, para jastiper berpindah dari satu booth ke booth lain untuk mengejar promo, stok terbatas, hingga pesanan yang masuk lewat grup atau live shopping.

Lutfa Desi (34) sudah dua hari berturut-turut membuka jasa titip di JXB tahun ini. Ia berangkat dari Cikarang dan tiba sebelum pukul 09.30 WIB agar bisa masuk lebih awal sebagai pemegang tiket Platinum.

"Saya dari Cikarang, sekitar 50 menit kalau enggak macet. Stand by sebelum 09.30 karena Platinum masuk duluan," kata Lutfa kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (4/7)

Menurut Lutfa, promo yang ditawarkan berbagai brand membuat pesanan terus berdatangan dari pelanggan di berbagai daerah.

"Alhamdulillah order banyak. Booth juga banyak, promonya menarik. Yang pesan dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Dalam sehari, Lutfa mengaku bisa meraih omzet mendekati dua digit. Ia menawarkan daftar promo kepada pelanggan, melakukan live shopping, lalu membagikan foto produk ke grup sebelum pembeli menentukan pesanan.

Banyaknya barang membuat satu koper saja tidak cukup.

"Satu koper enggak cukup. Jadi bolak-balik ke parkiran. Saya datang berdua sama adik, besok juga masih lanjut jastip," katanya.

Cerita serupa datang dari Dindev (30), yang sudah membuka jasa titip sejak JXB tahun lalu. Tahun ini, ia kembali datang untuk memenuhi pesanan skincare, parfum, hingga body care.

Dalam sehari, Dindev dan adiknya bisa menangani sekitar 200 pesanan. "Per hari sekitar 100 order, berdua sama adik saya," ujarnya.

Dindev mengatakan keuntungan jasa titip bergantung pada jumlah dan jenis produk yang dibeli pelanggan. Ia menyebut omzetnya bisa mencapai belasan juta rupiah per hari.

"Bisa double digit, bisa belasan," katanya.

Sementara Natalia (30) mengaku salah satu produk yang paling banyak dititipkan pelanggan justru bukan skincare atau makeup, melainkan pembalut.

"Yang rame justru pembalut. Agak repot, tapi seru juga," katanya.

Natalia biasanya menyiapkan modal sekitar Rp2 juta per hari. Meski mengaku masih jastiper skala kecil, ia bisa meraih keuntungan sekitar Rp1 juta dalam sehari.

"Kalau saya masih kecil. Modal sekitar Rp2 juta sehari, untungnya bisa sekitar Rp1 jutaan," ujarnya.

Fenomena jastip menjadi salah satu warna tersendiri di Jakarta X Beauty setiap tahun. Di tengah ramainya pengunjung, para jastiper melihat pameran kecantikan ini sebagai peluang usaha.

(anm/chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK