7 Negara dengan Biaya Hidup Terjangkau untuk Tinggal Jangka Panjang

CNN Indonesia
Sabtu, 11 Jul 2026 11:20 WIB
Ilustrasi. Rumania jadi salah satu negara yang cocok ditinggali karena berbiaya hidup murah. (AFP/DANIEL MIHAILESCU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Biaya hidup menjadi salah satu faktor utama yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan pindah atau menetap dalam jangka panjang di luar negeri. Setiap negara memiliki standar pengeluaran yang berbeda, mulai dari biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, layanan kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari.

Namun, biaya hidup yang murah bukan satu-satunya faktor penentu. Keamanan, kualitas layanan kesehatan, akses terhadap fasilitas publik, hingga kenyamanan hidup juga perlu menjadi pertimbangan sebelum memilih negara tujuan.

Beberapa negara memang menawarkan biaya hidup yang sangat rendah, tetapi belum tentu memiliki kualitas hidup yang sesuai dengan kebutuhan. Karena itu, penting memilih negara yang tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga layak untuk ditinggali dalam jangka panjang.

Mengutip Immigrant Invest, berikut tujuh negara dengan biaya hidup terjangkau yang banyak diminati ekspatriat dari berbagai belahan dunia.

1. Mesir

Mesir menjadi salah satu negara dengan biaya hidup paling rendah di dunia. Rata-rata pengeluaran bulanan di negara ini diperkirakan sekitar 350 dolar AS.

Selain dikenal lewat sejarah dan warisan budayanya, Mesir menawarkan biaya tempat tinggal, makanan, dan transportasi yang relatif murah dibandingkan banyak negara lain. Meski demikian, calon pendatang tetap perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi, kualitas layanan publik, dan lingkungan tempat tinggal sebelum memutuskan menetap.

2. Tunisia

Tunisia menjadi pilihan menarik di kawasan Afrika Utara dengan rata-rata biaya hidup sekitar 431 dolar AS per bulan. Negara ini menawarkan keseimbangan antara biaya hidup yang rendah dan kualitas hidup yang cukup baik.

Selain kaya akan budaya dan destinasi wisata alam, harga kebutuhan pokok di Tunisia relatif terjangkau. Meski begitu, kendala bahasa dapat menjadi tantangan karena masyarakat setempat lebih banyak menggunakan bahasa Arab dan Prancis dibandingkan bahasa Inggris.

3. Turki

Turki menjadi salah satu destinasi favorit ekspatriat karena menawarkan biaya hidup yang relatif rendah dengan fasilitas perkotaan yang terus berkembang. Rata-rata biaya hidup di negara ini sekitar 515 dolar AS per bulan.

Perpaduan budaya Timur dan Barat, ragam kuliner, serta jaringan transportasi yang baik menjadi daya tarik utama. Turki juga cukup populer di kalangan pekerja jarak jauh yang ingin tinggal lebih lama dengan biaya yang masih terjangkau.

4. Indonesia

Indonesia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara dengan biaya hidup yang relatif rendah. Rata-rata pengeluaran bulanan diperkirakan mencapai sekitar 573 dolar AS.

Sejumlah daerah, seperti Bali, menjadi tujuan favorit ekspatriat berkat keindahan alam, komunitas internasional, serta fasilitas yang memadai. Meski biaya hidup di kawasan wisata cenderung lebih tinggi, Indonesia secara umum masih menawarkan kualitas hidup yang baik dengan pengeluaran yang kompetitif.

5. Malaysia

Malaysia menawarkan kombinasi biaya hidup yang terjangkau dengan infrastruktur yang modern. Rata-rata pengeluaran bulanan di negara ini sekitar 598 dolar AS.

Selain memiliki layanan kesehatan yang baik, Malaysia juga menawarkan akses transportasi yang memudahkan perjalanan ke berbagai negara di Asia. Kota-kota seperti Kuala Lumpur menjadi pilihan banyak ekspatriat karena dinilai nyaman dengan biaya hidup yang masih lebih rendah dibandingkan berbagai kota besar dunia.

6. Argentina

Di kawasan Amerika, Argentina menjadi salah satu negara dengan biaya hidup yang relatif terjangkau. Rata-rata kebutuhan bulanan diperkirakan mencapai sekitar 603 dolar AS.

Argentina dikenal memiliki kehidupan budaya yang dinamis, pilihan hiburan yang beragam, serta suasana kota yang nyaman. Dibandingkan beberapa negara lain di kawasan Amerika dengan biaya hidup rendah, Argentina juga dinilai memiliki kualitas hidup yang cukup baik.

7. Rumania

Rumania menjadi salah satu pilihan menarik di Eropa bagi mereka yang ingin menikmati fasilitas negara anggota Uni Eropa dengan biaya hidup yang lebih hemat. Rata-rata biaya hidup di negara ini sekitar 784 dolar AS per bulan.

Negara ini memiliki layanan kesehatan dan pendidikan yang terus berkembang, lingkungan yang relatif aman, serta biaya tempat tinggal yang lebih rendah dibandingkan banyak negara di Eropa Barat. Kota-kota bersejarah dan suasana yang tenang juga menjadi nilai tambah bagi para pendatang.

Memilih negara untuk menetap tidak hanya bergantung pada rendahnya biaya hidup. Faktor seperti keamanan, peluang kerja, kualitas layanan publik, serta kenyamanan sehari-hari juga perlu dipertimbangkan agar keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan rencana masa depan.

(gas/tis)


Saksikan Video di Bawah Ini:

14 Hari Mencoba Minuman C+Collagen

KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK