6 Cara Cegah Flight Face agar Kulit Tetap Glowing saat Naik Pesawat

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 03:00 WIB
Young woman in bathrobe and wrapped in towel holding a lemon and clock over her eyes. It's always time to take care of your skin.
Ilustrasi. Mencegah terjadinya flight face, wajah yang kusam saat melakukan penerbangan bisa dilakukan dengan beberapa cara. (iStockphoto/Aja Koska)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Persiapan sebelum bepergian dengan pesawat biasanya berfokus pada barang bawaan, dokumen perjalanan, hingga memilih pakaian yang nyaman. Namun, ada satu hal yang sering terlupakan, yakni mempersiapkan kondisi kulit.

Pernah mendengar istilah flight face? Kondisi ini merujuk pada perubahan kulit setelah penerbangan, terutama penerbangan jarak jauh, yang membuat wajah tampak kering, kusam, dan bengkak. Tak heran, banyak orang merasa wajah terlihat kurang segar begitu turun dari pesawat.

Menurut ahli estetika asal New York, Danielle Gamble, kondisi ini dipicu oleh kelembapan udara di dalam kabin yang sangat rendah serta sirkulasi udara yang terus didaur ulang. Semakin lama durasi penerbangan, semakin besar pula risiko kulit kehilangan kelembapan alaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semakin lama penerbangan, kulit akan semakin kehilangan hidrasi. Akibatnya, kulit menjadi kusam, terasa kencang, bahkan lebih rentan berjerawat," ujar Gamble, seperti dikutip dari Travel + Leisure.

Agar kulit tetap sehat dan bercahaya selama perjalanan, berikut beberapa langkah yang disarankan Gamble:

1. Lakukan facial sebelum keberangkatan

Jika memiliki waktu, jadwalkan perawatan wajah satu hari sebelum terbang. Facial membantu membersihkan kulit sekaligus mengembalikan kelembapan sehingga kulit berada dalam kondisi terbaik sebelum menghadapi udara kering di kabin.

Saat melakukan facial, sampaikan kepada terapis bahwa fokus utama Anda adalah hidrasi kulit. Setelah proses ekstraksi komedo atau pembersihan pori, mintalah penggunaan produk yang mampu memberikan kelembapan secara maksimal.

2. Pilih perawatan yang menghidrasi kulit lebih dalam

Tak semua facial memberikan hasil yang sama. Gamble menyarankan memilih klinik atau terapis yang menggunakan teknologi seperti iontophoresis dan sonophoresis.

Iontophoresis memanfaatkan arus listrik ringan untuk membantu bahan aktif masuk lebih dalam ke kulit. Sementara sonophoresis menggunakan gelombang ultrasonik agar serum dan produk pelembap dapat terserap lebih optimal.

Kedua metode ini dinilai efektif membantu mengunci kelembapan kulit sebelum menghadapi kondisi udara yang sangat kering selama penerbangan.

3. Tambahkan pijat limfatik pada wajah

Wajah yang tampak sembap atau bengkak setelah penerbangan juga menjadi keluhan yang umum terjadi. Untuk mengatasinya, Gamble menyarankan menambahkan pijat limfatik saat facial.

Teknik pijat ini membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mengurangi penumpukan cairan di wajah, sehingga wajah terlihat lebih segar dan tegas. Perawatan ini bahkan menjadi salah satu favorit banyak selebritas sebelum menghadiri acara penting.

4. Gunakan masker pelembap selama penerbangan

Begitu duduk di kursi pesawat dan tangan sudah dibersihkan, Anda bisa mengoleskan masker pelembap yang tidak perlu dibilas (leave-on mask).

Masker jenis ini membantu menjaga kadar air di kulit selama penerbangan. Pada perjalanan yang berlangsung lama, masker dapat diaplikasikan kembali sesuai kebutuhan agar kulit tetap terhidrasi.

5. Jangan lupa menjaga kebersihan tangan

Meski terdengar sederhana, kebersihan tangan sangat penting sebelum menyentuh wajah atau mengaplikasikan produk perawatan kulit di dalam pesawat.

Gunakan hand sanitizer atau cuci tangan terlebih dahulu untuk mengurangi risiko perpindahan kuman yang dapat memicu iritasi maupun munculnya jerawat.

6. Rawat kembali kulit setelah liburan

Perawatan kulit tidak berhenti setelah pesawat mendarat. Menurut Gamble, facial setelah kembali dari liburan juga penting, terutama jika Anda menghabiskan waktu di daerah dengan cuaca ekstrem seperti pantai atau pegunungan bersalju.

Paparan sinar matahari, angin, air laut, atau udara dingin dapat membuat kulit mengalami stres. Perawatan setelah liburan membantu mengembalikan kelembapan, memperbaiki lapisan pelindung kulit, dan menjaga wajah tetap sehat serta bercahaya.

Selain melakukan perawatan dari luar, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama perjalanan. Minum air putih yang cukup, batasi konsumsi alkohol dan minuman berkafein, serta gunakan pelembap secara rutin dapat membantu mencegah flight face dan membuat kulit tetap segar sepanjang perjalanan.

(tis/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]