icon-close
Ledakan lava Gunung Stromboli, Italia. Wisatawan berkumpul di lereng barat Gunung Stromboli pada 7 Juli 2026 untuk menyaksikan ledakan lava membara yang menerangi langit senja. Momen itu menjadi daya tarik utama pulau kecil di utara Sisilia, Italia. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
Ledakan lava Gunung Stromboli, Italia. Stromboli merupakan salah satu dari tujuh pulau vulkanik di gugusan Kepulauan Aeolia, Italia. Gunung berapi ini tercatat aktif hampir tanpa henti selama lebih dari dua ribu tahun, menjadikannya salah satu yang paling aktif di Eropa. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
Ledakan lava Gunung Stromboli, Italia. Letusan yang berlangsung saat ini dimulai sejak 1934 dan belum pernah berhenti hingga kini. Institut Geofisika dan Vulkanologi Italia mencatat status siaga tetap berada di level kuning, level kedua terendah dari empat skala.  (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
Ledakan lava Gunung Stromboli, Italia. Titik pengamatan berada di lereng barat laut Stromboli yang menghadap Sciara del Fuoco, dicapai lewat jalur dari Piscità sejauh dua kilometer dari pelabuhan hingga ketinggian 400 meter. Pendakian di atas 290 meter wajib didampingi pemandu vulkanologi bersertifikat. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
Ledakan lava Gunung Stromboli, Italia. Julukan 'Mercusuar Mediterania' melekat pada Stromboli karena kilau lava yang tampak dari kejauhan saat malam tiba. Namun, keindahan itu menyimpan risiko nyata setelah letusan besar pada Juli 2019 menewaskan seorang pendaki asal Italia. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
Ledakan lava Gunung Stromboli, Italia. Sekitar 400 hingga 700 penduduk tetap tinggal di pulau ini, sementara wisatawan bisa mencapai 5000 orang saat musim panas. Waktu terbaik menyaksikan ledakan lava justru saat senja menjelang malam, ketika langit masih bercahaya namun kilatan api mulai tampak jelas. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
icon-chevron-left
icon-chevron-right