6 Kebiasaan yang Ternyata Menurunkan Kualitas Sperma, Pria Wajib Tahu
Tak banyak pria yang mengetahui kebiasaan yang menurunkan kualitas sperma. Padahal, hal ini cukup krusial terhadap hubungan pasangan suami-istri, khususnya apabila berencana mempunyai anak.
Bahayanya, kebiasaan yang menurunkan kualitas sperma sering tidak disadari karena dianggap tidak berpengaruh terhadap kesehatan. Faktanya, beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata dapat mengganggu produksi sperma, menurunkan jumlahnya, hingga memengaruhi kualitasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka itu, simak beberapa kebiasaan yang wajib dihindari agar kualitas sperma tetap terjaga dan memperbesar peluang untuk memiliki keturunan.
Kebiasaan yang menurunkan kualitas sperma
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa kebiasaan yang bisa menurunkan kualitas sperma.
1. Merokok
Mengutip Exseed Health, merokok bukan hanya merusak paru-paru dan jantung, tetapi juga berdampak pada kesehatan reproduksi pria. Kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat menyebabkan kerusakan pada DNA sperma dan mengurangi kemampuan sperma untuk membuahi sel telur.
Selain itu, pria perokok juga cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit, pergerakan sperma yang lebih lambat, dan bentuk sperma yang kurang ideal dibandingkan pria yang tidak merokok.
2. Mengonsumsi alkohol
Minuman beralkohol yang dikonsumsi secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Kondisi ini dapat menurunkan produksi testosteron yang berperan penting dalam pembentukan sperma.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tinggi konsumsi alkohol, kian besar pula risiko penurunan kualitas dan jumlah sperma.
3. Kelebihan berat badan
Obesitas menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesuburan pria. Penumpukan lemak berlebih dalam tubuh dapat mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan suhu di sekitar testis.
Akibatnya, produksi sperma bisa menurun dan kualitas spermanya pun menjadi kurang baik. Bukan itu saja, pria dengan berat badan berlebih juga lebih berisiko mengalami kerusakan DNA pada sperma.
4. Mengenakan pakaian terlalu ketat
Apakah Anda hobi menggunakan pakaian yang terlalu ketat? Jika iya, hati-hati. Pasalnya, itu jadi salah satu kebiasaan yang menurunkan kualitas sperma.
Faktor utamanya karena pakaian yang ketat dapat meningkatkan suhu di area testis, padahal organ tersebut membutuhkan suhu yang sedikit lebih rendah dibandingkan suhu tubuh untuk memproduksi sperma secara optimal.
5. Terlalu banyak mengonsumsi daging olahan
Makanan olahan seperti sosis, bacon, dan nugget, mengandung garam, bahan pengawet, serta lemak jenuh yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan terhadap makanan ini dikaitkan dengan kualitas sperma yang lebih rendah.
Sebagai pengganti, cobalah memperbanyak mengonsumsi makanan bergizi minim olahan seperti sayuran, buah-buahan, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang baik untuk mendukung kesehatan reproduksi.
6. Mengonsumsi kafein berlebihan
Minum kopi dalam jumlah wajar umumnya masih aman. Namun, konsumsi kafein yang berlebihan, terutama dari kopi dan minuman energi dilaporkan dapat memengaruhi kualitas sperma pada sebagian pria.
Bukan itu saja, terlalu banyak mengonsumsi kafein pun dapat mengganggu kualitas tidur. Padahal, tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan reproduksi secara keseluruhan.
7.. Terpapar BPA dari wadah plastik
Bisfenol A atau BPA adalah zat kimia yang digunakan pada beberapa jenis plastik atau wadah makanan dan minuman kemasan. Zat ini dapat bertindak sebagai endocrine disruptor, yaitu senyawa yang bisa mengganggu kerja hormon dalam tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan BPA yang berlebihan berpotensi memengaruhi kesehatan reproduksi pria, termasuk kualitas sperma seperti jumlah, pergerakan, dan bentuk sperma.
Risiko paparan dapat meningkat misalnya sering mengonsumsi makanan atau minuman panas dalam wadah plastik atau memanaskan makanan menggunakan wadah plastik di microwave.
Demikian beberapa kebiasaan yang menurunkan kualitas sperma.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
