Bukan Manja, Ini Alasan Ilmiah Kucing Mengendus Wajah saat Anda Tidur

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 09:00 WIB
Ilustrasi. Ternyata ada alasan ilmiah kenapa kucing suka mengendus saat kita tidur. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pernah terbangun karena hidung kucing tiba-tiba menempel di wajah? Banyak pemilik menganggap perilaku ini sebagai bentuk 'kemanjaan' atau sekadar ingin dibelai. Padahal, ada alasan ilmiah yang membuat kucing gemar mengendus wajah pemiliknya, terutama saat sedang tertidur.

Bagi kucing, mengendus bukan sekadar kebiasaan. Indra penciuman merupakan salah satu 'alat komunikasi' terpenting yang membantu mereka mengenali lingkungan, memahami kondisi sekitar, hingga mempererat hubungan dengan manusia.

Berikut beberapa alasan kenapa kucing mengendus wajah pemiliknya, terutama saat tidur:

1. Kucing mengenali pemilik lewat aroma

Kucing memiliki indra penciuman yang jauh lebih tajam dibandingkan manusia. Kemampuan ini diperkirakan sekitar 14 kali lebih sensitif, sehingga mereka dapat mendeteksi aroma yang nyaris tidak tercium oleh hidung manusia.

Saat mengendus wajah pemilik, kucing sebenarnya sedang mengumpulkan berbagai informasi. Aroma napas, minyak alami pada kulit wajah, hingga perubahan bau tubuh dapat memberi petunjuk mengenai identitas, suasana hati, bahkan kondisi kesehatan seseorang.

Karena itu, jangan heran jika kucing tampak penasaran mengendus wajah Anda setelah makan, saat sedang sakit, atau ketika ada perubahan aroma tubuh.

2. Melakukan 'investigasi'

Melansir Dialavet, waktu tidur menjadi momen favorit kucing untuk mendekat. Alasannya sederhana, saat tidur manusia cenderung diam sehingga kucing merasa lebih aman untuk melakukan 'investigasi'.

Selain itu, napas yang keluar saat tidur membawa aroma yang mudah dikenali. Jika sebelumnya Anda baru makan atau sedang mengalami gangguan pada mulut maupun gigi, kucing kemungkinan akan semakin tertarik mengendus karena mencium perubahan bau tersebut.

Perilaku ini umumnya bukan tanda ada sesuatu yang berbahaya. Sebaliknya, rasa ingin tahu memang merupakan bagian alami dari sifat kucing.

3. Cara kucing menunjukkan kasih sayang

Mengendus sering kali diikuti dengan menggesekkan kepala atau pipi ke wajah maupun tubuh pemilik. Perilaku ini berkaitan dengan kelenjar aroma yang terdapat di pipi, dahi, dan beberapa bagian tubuh kucing.

Saat menggesekkan tubuhnya, kucing meninggalkan aroma khas sebagai penanda. Dalam dunia kucing, tindakan ini menjadi cara untuk menciptakan rasa akrab sekaligus menandai bahwa seseorang merupakan bagian dari kelompok sosialnya.

Dengan kata lain, ketika kucing mengendus lalu menggosokkan kepalanya kepada Anda, ia bukan sedang 'mengklaim kepemilikan' dalam arti negatif, melainkan menunjukkan rasa percaya, nyaman, dan kedekatan.

Haruskah khawatir jika kucing mengendus mulut?

Tidak perlu panik jika kucing sering mengendus mulut atau wajah Anda. Perilaku tersebut tergolong normal dan lebih banyak dipicu rasa penasaran terhadap aroma yang tercium.

Namun, ada kalanya kucing justru menjauh setelah mengendus mulut pemilik. Hal ini bisa terjadi apabila Anda baru mengonsumsi makanan beraroma tajam seperti bawang putih atau bawang bombai yang kurang disukai kucing.

Meski begitu, apabila kucing yang biasanya dekat tiba-tiba menunjukkan reaksi tidak biasa terhadap aroma mulut Anda dan disertai keluhan kesehatan lain, tidak ada salahnya memeriksakan kondisi ke dokter. Dalam beberapa kasus, perubahan aroma napas memang dapat berkaitan dengan masalah kesehatan.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK