Abu Dhabi Bangun Pulau Berkonsep Wellness, Dorong Warganya Hidup Sehat

CNN Indonesia
Jumat, 17 Jul 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Pulau ini dibangun ribuan hunian dengan konsep wellness, lengkap dengan ruang hijau, fasilitas olahraga, dan infrastruktur penunjang lain. (istockphoto/Kirk Fisher)
Jakarta, CNN Indonesia --

Abu Dhabi tengah membangun sebuah pulau yang tidak hanya menawarkan hunian mewah, tetapi juga dirancang untuk mendorong penghuninya menjalani gaya hidup sehat.

Melansir CNN, proyek bernama Fahid Island itu dijadwalkan dibuka penuh pada 2029. Pulau seluas 2,7 juta meter persegi tersebut akan dibangun 6.000 lebih rumah yang dirancang agar penghuninya dapat menikmati gaya hidup lebih sehat dan seimbang.

Proyek senilai 40 miliar dirham Uni Emirat Arab atau sekitar Rp196 triliun itu dikembangkan oleh Aldar Development, perusahaan properti milik pemerintah Abu Dhabi.

Berbeda dengan kawasan hunian pada umumnya, seluruh infrastruktur, fasilitas, hingga tata ruang di Fahid Island dirancang dengan mengutamakan konsep wellness architecture, yakni pendekatan desain yang bertujuan meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan kognitif penghuninya.

"Kami memastikan setiap keputusan desain maupun keputusan komersial selalu melihat produk ini dari sudut pandang kesehatan dan kesejahteraan," kata Senior Vice President Aldar Development Emma McCreery Breen kepada CNN.

"Intinya adalah menerapkan prinsip-prinsip dasar untuk hidup sehat. Anda harus memastikan lingkungan tempat tinggal mendukung hal tersebut," imbuhnya.

Konsep ini sejalan dengan sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa lingkungan tempat tinggal berpengaruh besar terhadap kesehatan.

Merujuk studi terbaru dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) melaporkan bahwa kawasan yang ramah pejalan kaki, memiliki banyak ruang hijau, taman, serta fasilitas yang mudah dijangkau berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.


Fasilitas penunjang berbasis wellness

Untuk mewujudkan konsep tersebut, Fahid Island akan memiliki Berm Park sepanjang 10 kilometer yang membelah kawasan utama. Taman ini dilengkapi lintasan lari, tiga jalur sepeda, serta ruang terbuka yang menghubungkan kawasan pantai dengan hutan bakau.

Selain itu, penghuni juga dapat mengakses berbagai fasilitas seperti pusat perbelanjaan, klub pantai, hingga pusat olahraga air melalui jalur pejalan kaki yang saling terhubung sepanjang 15 kilometer. Lebih dari 70 persen jalur tersebut akan dibuat teduh agar warga nyaman berjalan kaki meski cuaca panas.

Menurut Breen, masih banyak orang yang salah memahami makna wellness.

"Banyak orang mengira yoga adalah bentuk wellness sehingga itulah yang dibutuhkan setiap orang agar merasa sehat setiap hari. Padahal tidak demikian," ujarnya.

"Saya membutuhkan keterlibatan sosial, dan kawasan pejalan kaki di tepi pantai kami akan menghadirkan hal itu."

Pulau ini juga akan menjadi lokasi kampus baru King's College School Wimbledon yang dijadwalkan dibuka pada September 2028. Sekolah tersebut diklaim sebagai sekolah pertama di dunia yang memperoleh sertifikasi Fitwel, standar bangunan sehat yang dikembangkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat dan General Services Administration (GSA).

Fahid Island sendiri telah meraih sertifikasi Fitwel bintang tiga, peringkat tertinggi yang menilai berbagai aspek seperti aktivitas fisik, pilihan makanan sehat, kesehatan mental, hingga upaya mengurangi risiko penyakit.

Breen menegaskan proyek tersebut bukan sekadar menjual 'label kesehatan' semata.

"Orang-orang mengira menghadirkan pusat kebugaran atau spa di sebuah gedung sudah berarti wellness. Padahal bukan itu," katanya.

"Wellness adalah merancang lingkungan agar orang bisa membuat pilihan yang tepat dan lebih sehat setiap hari. Intinya, setiap orang bisa merasa dalam kondisi terbaiknya, apa pun arti sehat bagi mereka."

(fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK