Mengenal PDRN, Kandungan Skincare yang Lagi Ngetren dan Manfaatnya
Dunia per-skincare-an tak hentinya menghadirkan inovasi kandungan baru yang diklaim mampu mengatasi beragam masalah kulit.
Setelah niacinamide, peptide, dan retinal yang lebih dulu populer, kini giliran PDRN yang mulai banyak ditemukan sejumlah produk perawatan kulit. Lantas, apa itu PDRN dan manfaatnya untuk kulit?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan PDRN mungkin terdengar asing buat beberapa orang. Mulanya bahan aktif ini banyak digunakan dalam prosedur perawatan kulit di klinik kecantikan, sebelum akhirnya hadir dalam bentuk serum, krim, hingga sheet mask.
Apa itu PDRN?
PDRN merupakan singkatan dari polydeoxyribonucleotide, yaitu senyawa bioaktif yang berasal dari DNA sperma salmon.
Dikutip dari laman Prevention, dokter spesialis kulit bersertifikat asal New York, Nava Greenfield, DNA salmon dipilih karena memiliki kemiripan dengan DNA manusia sehingga dinilai dapat berinteraksi dengan sel-sel kulit tanpa menimbulkan efek beracun.
Ilustrasi. PDRN adalah bahan yang digunakan dalam produk skincare yang berasal dari DNA salmon (Foto: iStockphoto/piyaset) |
"PDRN adalah bahan yang digunakan dalam produk skincare yang berasal dari DNA salmon dan diduga sangat mirip dengan DNA manusia sehingga sel kulit dapat dengan mudah memanfaatkan instruksi tersebut untuk menghasilkan berbagai komponen yang dibutuhkan," ujar Greenfield.
Sederhananya, PDRN bekerja dengan membantu proses perbaikan alami kulit.
"Bayangkan PDRN seperti pelatih bagi sel kulit-membantu sel pulih, membangun kembali, dan bekerja secara optimal," ujar profesor klinis dermatologi Yale School of Medicine Mona Gohara.
Penelitian awal menunjukkan potensi fragmen DNA tersebut untuk mendukung proses perbaikan alami kulit, seperti penyembuhan luka, meningkatkan produksi kolagen, serta membantu mengurangi peradangan.
Sebelum banyak digunakan dalam kandungan skincare saat ini, awalnya PDRN lebih banyak digunakan dalam prosedur microneedling, yakni membuat saluran kecil pada kulit sehingga bahan aktif dapat masuk lebih dalam.
"Microneedling, baik dilakukan sendiri maupun dikombinasikan dengan booster seperti DNA salmon, merupakan salah satu perawatan utama untuk merangsang produksi kolagen. Dalam proses ini, kolagen baru terbentuk sehingga dapat membantu memperbaiki tampilan garis halus, kerutan, serta kulit yang mulai kendur," kata dokter spesialis kulit Joshua Zeichner.
Manfaat PDRN untuk kulit
Berikut beberapa manfaat PDRN untuk kulit.
1. Mempercepat pemulihan kulit
PDRN disebut dapat mendukung proses regenerasi alami kulit. Bahan ini dapat membantu penyembuhan luka, meningkatkan produksi kolagen, sekaligus mengurangi peradangan sehingga kulit lebih cepat pulih setelah mengalami iritasi ringan atau tindakan perawatan tertentu.
2. Meningkatkan hidrasi kulit
PDRN juga dikaitkan dengan kemampuan menjaga kelembapan kulit. Karena itu, kandungan ini mulai banyak digunakan dalam serum maupun pelembap untuk membantu kulit terasa lebih lembap dan tampak sehat.
3. Memperkuat skin barrier
Selain melembapkan, PDRN membantu menjaga fungsi lapisan pelindung kulit (skin barrier). Skin barrier yang sehat berperan dalam mempertahankan kadar air sekaligus melindungi kulit dari faktor pemicu iritasi.
4. Menyamarkan tanda penuaan
Lantaran dapat merangsang produksi kolagen, PDRN banyak dimanfaatkan dalam produk anti-aging. Kandungan ini berpotensi membantu mengurangi tampilan garis halus, kerutan, serta mengencangkan kulit.
5. Memperhalus tekstur kulit
PDRN juga dipercaya dapat membantu memperbaiki tekstur kulit sehingga terasa lebih halus dan kenyal.
Meski menawarkan beragam manfaat, tetapi hasil penggunaan PDRN tidak bisa didapat dalam semalam. Selain itu, efektivitas PDRN dalam skincare harian masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
(fef) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

