Pasokan Air Bandara Mati Total, Restoran Tutup, Penumpang Sengsara

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 17:45 WIB
Bandara Gatwick
Bandara Gatwick, London. (Foto: Wikimedia Commons/Dbx54)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gangguan listrik di instalasi pengolahan air wilayah tenggara Inggris menyebabkan fasilitas toilet tidak berfungsi dan sejumlah restoran terpaksa tutup di Bandara Gatwick, London, Inggris.

Pihak pengelola Bandara Gatwick menyampaikan permohonan maaf melalui platform media sosial X atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang di Terminal Utara maupun Terminal Selatan.

Penyedia layanan air bersih, SES Water, menyatakan tengah berupaya memulihkan layanan usai pemadaman listrik di Instalasi Pengolahan Air Bough Beech.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden ini memicu penurunan tekanan air hingga penghentian pasokan sementara bagi sebagian pelanggan di wilayah Kent dan Sussex, yang terletak di tenggara Inggris.

Pihak Bandara Gatwick mengklaim telah membagikan air minum dalam kemasan kepada para penumpang yang membutuhkan. Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh sejumlah calon penumpang di lokasi.

Salah satu penumpang, Paul Lee, mengaku tidak mendengar informasi apa pun mengenai penghentian pasokan air maupun melihat adanya pembagian air minum.

"Bagi orang yang perlu ke toilet, situasi ini tentu sangat menyusahkan. Saya akan segera terbang, jadi tidak begitu bermasalah. Namun bagi penumpang yang jadwal terbangnya masih beberapa jam lagi, ini akan sangat buruk," ujar Paul, seperti dilansir Stuff.

Sementara itu, mantan anggota Parlemen Inggris, Michael Dugher, menyampaikan kritiknya melalui media sosial. Ia menyebut tutupnya bar dan restoran membuat para penumpang di bandara terpaksa duduk di lantai akibat krisis tempat duduk.

Dugher pun mendesak pihak Bandara Gatwick untuk tetap membuka area restoran dan bar agar dapat dimanfaatkan penumpang sebagai tempat beristirahat.

(wiw) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]