7 Cara Alami Menurunkan Kortisol Agar Berat Badanmu Normal
Hormon kortisol selama ini dicap sebagai hormon stres. Namun ternyata hormon satu ini tak hanya memengaruhi stres tapi juga berat badan. Kamu perlu tahu cara alami menurunkan kortisol agar berat badan kembali normal.
Hormon kortisol merupakan salah satu hormon penting yang memengaruhi hampir semua organ dan jaringan tubuh.
Melansir Clevelend Clinic, hormon ini memainkan sejumlah peran penting antara lain, meregulasi penggunaan glukosa untuk energi, menurunkan peradangan, meregulasi tekanan darah, dan membantu siklus bangun-tidur.
Tubuh memproduksi hormon kortisol sembari menjaga kadarnya tetap stabil. Kadar kortisol terlalu tinggi atau rendah bisa mengganggu kinerja tubuh.
Cara alami menurunkan kortisol
Apa yang terjadi saat kadar hormon kortisol tinggi? Melansir dari Healthline, berikut beberapa dampaknya.
- Penyakit kronis, hipertensi, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan osteoporosis.
- Kenaikan berat badan.
- Susah konsentrasi.
- Sistem imun bekerja kurang maksimal, kamu pun jadi gampang sakit.
- Kekurangan energi, tubuh lemas dan lesu.
- Cushing syndrome, masalah serius yang ditandai dengan kenaikan berat badan wajah bulat, dan gampang memar.
Sebaiknya terapkan beberapa cara berikut untuk menurunkan kadar kortisol tubuh.
1. Tidur cukup
Utamakan tidur cukup untuk menurunkan kadar kortisol. Gangguan tidur kronis termasuk sleep apnea dan insomnia berkaitan dengan kadar kortisol tinggi.
Jadwalkan jam tidur dan bangun yang sama setiap hari. Dengan jadwal rutin seperti ini, kamu bisa mendapatkan cukup tidur. Hndari screen time setidaknya 45-60 menit sebelum tidur.
Selain itu, ciptakan lingkungan tidur yang kondusif seperti ruangan yang tenang, suhu kamar sejuk, dan kasur bersih.
2. Olahraga rutin
Olahraga bisa menaikkan dan menurunkan kortisoal tergantung intensitasnya. Olahraga intens dapat menaikkan kortisol sebentar saja. Kortisol kemudian turun beberapa jam setelahnya.
Akan tetapi jika dilakukan rutin tubuh bisa menghadapi stres akut dan menurunkan efek buruk kesehatan yang berkaitan dengan stres seperti kortisol tinggi.
3. Pernapasan dalam
Teknik pernapasan dalam dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun. Tarik napas perlahan, lalu embuskan perlahan. Gabungkan dengan pernapasan perut agar tubuh lebih rileks dan kadar kortisol turun.
4. Tertawa
Tertawa mendorong pelepasan endorfin dan menekan kortisol. Tertawa pun berkaitan dengan mood yang lebih baik, penurunan stres dan rasa sakit, tekanan darah lebih rendah, serta kekebalan tubuh lebih kuat.
5. Menjaga relasi yang sehat
Menurut tinjauan pada 2017, relasi yang sehat berhubungan dengan penurunan kortisol. Mengekspresikan kasih sayang dan empai pada orang terkasih mampu meregulasi hormon kortisol.
Kemudian dukungan dari orang terkasih juga bisa membantu mengurangi kadar kortisol terutama saat menghadapi stres.
6. Merawat hewan peliharaan
Relasi dengan hewan peliharaan juga dapat mengurangi hormon kortisol. Sebuah studi lawas menemukan interaksi dengan anjing terapi mampu mengurangi stres dan kortisol selama prosedur medis ringan pada anak-anak.
7. Konsumsi makanan bergizi
Perhatikan apa yang kamu makan. Asupan gizi seimbang dapat membantu meregulasi kadar kortisol.
Diet tinggi gula tambahan dapat memicu kenaikan kadar kortisol. Di sisi lain, konsumsi gula dapat menekan pelepasan kortisol selama stres.
Kontrol konsumsi gula tambahan, lemak jenuh, dan biji-bijian olahan. Utamakan sayuran, biji-bijian utuh, buah-buahan, dan lemak tak jenuh ganda.
(els/els)