Commute-Friendly Home Kian Dilirik, Ini Tiga Keuntungannya

CNN Indonesia
Minggu, 02 Agu 2026 11:37 WIB
ilustrasi perjalanan
Ilustrasi. Tren commute friendly disebut bikin kualitas hidup makin baik. (istockphoto/ Sorapop)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobilitas kini menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat saat memilih tempat tinggal. Tak lagi hanya mengejar lokasi strategis atau harga yang kompetitif, banyak orang mulai mencari hunian yang mampu mempermudah perjalanan sehari-hari menuju tempat kerja maupun pusat aktivitas.

Konsep commute-friendly home atau hunian dengan akses transportasi yang baik pun semakin diminati. Tren ini berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa kualitas hidup tidak hanya ditentukan oleh kenyamanan rumah, tetapi juga kemudahan mobilitas.

Hunian yang dekat dengan jalan utama, akses tol, maupun transportasi umum dinilai mampu mengurangi waktu perjalanan sekaligus memberikan berbagai keuntungan lain bagi penghuninya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa keuntungan Commute Friendly terutama untuk kualitas hidup, melansir berbagai sumber:

1. Menghemat waktu perjalanan

Salah satu manfaat utama tinggal di hunian yang ramah mobilitas adalah memangkas waktu tempuh menuju tempat kerja atau lokasi aktivitas sehari-hari. Semakin dekat rumah dengan jaringan transportasi umum atau akses jalan utama, semakin sedikit waktu yang dihabiskan di perjalanan.

Bahkan, pada beberapa kawasan, penghuni bisa berjalan kaki atau bersepeda menuju tempat kerja sehingga tidak perlu lagi bergantung pada kendaraan pribadi maupun transportasi umum berlapis. Waktu yang sebelumnya habis di jalan dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, beristirahat, berkumpul bersama keluarga, atau melakukan aktivitas produktif lainnya.

2. Menekan biaya transportasi

Kemudahan akses transportasi juga berpotensi mengurangi pengeluaran rutin. Ketika kebutuhan menggunakan kendaraan pribadi berkurang, biaya bahan bakar, parkir, tol, hingga perawatan kendaraan ikut menurun.

Begitu pula dengan ongkos transportasi umum apabila perjalanan menjadi lebih singkat atau tidak lagi membutuhkan beberapa kali perpindahan moda. Dalam jangka panjang, penghematan tersebut dapat membantu masyarakat mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

3. Meningkatkan kualitas hidup

Waktu yang lebih efisien dan biaya transportasi yang lebih hemat pada akhirnya berdampak pada kualitas hidup. Perjalanan yang lebih singkat dapat mengurangi kelelahan akibat kemacetan sekaligus memberi lebih banyak waktu untuk berolahraga, membaca, beristirahat, atau menjalani hobi.

Kondisi ini juga membantu menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance). Pengamat tata kota Yayat Supriatna menilai keberhasilan sebuah kawasan hunian tidak hanya ditentukan oleh pembangunan rumah, tetapi juga konektivitasnya dengan pusat-pusat aktivitas.

"Nilai sebuah kawasan akan meningkat ketika infrastrukturnya baik, akses jalannya mudah, lingkungannya tertata, dan mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien," kata Yayat dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan, akses tol, hingga transportasi pendukung akan mempercepat transformasi sebuah kawasan menjadi pusat pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan daya tariknya sebagai tempat tinggal.

Melihat kebutuhan tersebut, sejumlah pengembang mulai menghadirkan fasilitas yang mendukung mobilitas penghuni. Salah satunya dilakukan Paramount Petals yang menghadirkan layanan shuttle bus bekerja sama dengan White Horse Group.

Direktur Sales & Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing mengatakan pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan hunian, tetapi juga sistem mobilitas yang memudahkan aktivitas penghuni.

"Kami ingin menghadirkan kota yang aktif, dinamis, dan berkelanjutan. Karena itu pembangunan Paramount Petals tidak hanya berfokus pada produk hunian, tetapi juga membangun infrastruktur, fasilitas kota, serta sistem mobilitas yang semakin memudahkan aktivitas masyarakat," ujarnya.

Ke depan, tren commute-friendly home diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga mampu mendukung mobilitas yang lebih efisien.

(tis/tis)


[Gambas:Video CNN]