Catat Ya, 10 Barang Ini Sebaiknya Tidak Dibawa di Kabin Pesawat

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 08:15 WIB
Ilustrasi. Penumpang tidak bisa sembarang membawa barang di tas atau koper kabin saat hendak naik pesawat. (Foto: iStockphoto/Rrrainbow)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penumpang tidak bisa sembarang membawa barang di tas atau koper kabin saat hendak naik pesawat. Ada sejumlah ketentuan keamanan yang mengatur barang apa saja yang boleh dibawa ke kabin pesawat.

Barang-barang ini sekilas tampak umum dan sering dianggap aman dibawa bepergian. Namun, semuanya bisa menjadi masalah jika penumpang tidak mengetahui aturan.

Karena itu, penting mengetahui barang apa saja yang paling sering diamankan petugas bandara.

Berikut beberapa barang yang sebaiknya Anda periksa ulang sebelum berangkat ke bandara, dikutip dari laman Aviation of New Zealand.

1. Power bank kapasitas besar

Power bank berkapasitas besar sebaiknya tidak dibawa ke kabin pesawat. Power bank dengan kapasitas di bawah 20.000 mAh umumnya masih diperbolehkan.

Namun, kapasitas 20.000-32.000 mAh memerlukan izin maskapai, sedangkan yang melebihi 32.000 mAh (160 Wh) dilarang dibawa.


2. Cairan, aerosol, gel lebih dari 100 ml

Cairan, aerosol, gel, krim, dan pasta yang melebihi batas 100 ml termasuk barang yang paling sering disita. Ini seperti parfum, sampo, losion, madu, obat-obatan, hingga minuman menjadi barang yang paling sering bermasalah saat pemeriksaan keamanan.

Jika kemasannya melebihi 100 ml, barang tersebut umumnya tidak boleh dibawa ke kabin dan harus dipindahkan ke bagasi tercatat atau ditinggalkan.


3. Minuman beralkohol

Minuman beralkohol yang dibawa dari luar area pemeriksaan keamanan tidak boleh dibawa ke kabin jika volumenya melebihi 100 ml.

Sementara itu, di bagasi tercatat penumpang diperbolehkan membawa maksimal 5 liter minuman beralkohol dengan kadar alkohol 24-70 persen, asalkan dikemas dengan aman. Minuman berkadar alkohol lebih dari 70 persen dilarang dibawa karena tergolong barang berbahaya.


4. Gunting

Gunting termasuk barang terlarang yang sering dibawa penumpang di dalam tas. Secara umum, gunting boleh dimasukkan dalam bagasi tercatat tetapi tidak melebihi panjang bilah yang ditentukan.


5. Pisau

Pisau lipat, pembuka botol, cutter, dan benda tajam lainnya sering disita di pos pemeriksaan keamanan. Meski begitu, beberapa di antaranya masih diperbolehkan dibawa ke kabin pesawat selama memenuhi ketentuan ukuran.

6. Bubuk

Pada penerbangan internasional, beberapa jenis bubuk atau powder juga memiliki batasan karena dapat terlihat mencurigakan saat melewati pemeriksaan X-ray.


7. Korek api tambahan

Penumpang umumnya hanya diperbolehkan membawa satu korek api berukuran sedang. Membawa lebih dari jumlah tersebut dapat membuat sisanya harus diserahkan kepada petugas.


8. Perkakas

Obeng, tang, atau alat perkakas lainnya sering disita jika ukurannya melebihi batas yang diperbolehkan untuk dibawa ke kabin. Sebaiknya barang seperti ini dimasukkan ke bagasi tercatat apabila memenuhi aturan maskapai.

[Gambas:Video CNN]


9. Mainan yang menyerupai senjata

Pistol mainan atau mainan olahraga tertentu dapat dianggap berpotensi mengganggu keamanan karena menyerupai senjata asli. Barang seperti ini biasanya tidak diizinkan masuk ke kabin.

10. Suvenir

Tidak semua suvenir bisa dibawa ke dalam kabin pesawat. Beberapa jenis suvenir khususnya yang berukuran besar atau menyerupai senjata, seperti bumerang, didgeridoo, atau replika senjata tradisional, memiliki batas ukuran tertentu atau bahkan dapat dianggap berpotensi membahayakan.

Demikian barang-barang yang tidak boleh dibawa di kabin pesawat.

(fef)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK