Daftar Negara Paling Mudah Berikan Visa untuk Paspor Indonesia
Proses mengurus visa sering menjadi kendala utama sebelum bepergian ke luar negeri. Persyaratan dokumen yang banyak, waktu pemrosesan yang lama, hingga biaya tambahan kerap membuat rencana liburan tertunda.
Kabar baiknya, ada sejumlah negara yang menawarkan pengurusan visa yang jauh lebih sederhana bagi pemegang paspor Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negara yang paling mudah memberikan visa untuk paspor Indonesia
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut daftar negara yang paling mudah memberikan visa untuk paspor Indonesia beserta syarat umum yang perlu dipersiapkan.
1. Jepang
Jepang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia yang menawarkan proses pengajuan visa cukup mudah.
Warga Negara Indonesia dapat mengajukan Temporary Visitor Visa dengan melengkapi sejumlah dokumen sesuai ketentuan. Persyaratan umum yang perlu disiapkan meliputi:
- Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan.
- Formulir aplikasi visa yang telah diisi.
- Pas foto terbaru.
- Bukti tiket pesawat atau rencana perjalanan.
- Bukti reservasi hotel.
- Itinerary perjalanan.
- Rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir.
- Surat keterangan bekerja, menjalankan usaha, atau berstatus sebagai mahasiswa.
Bagi pemegang e-Paspor Indonesia, tersedia fasilitas visa waiver atau bebas visa setelah melakukan proses registrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadikan Jepang sebagai salah satu negara yang paling mudah memberikan visa untuk paspor Indonesia.
2. Australia
Australia juga dikenal memiliki proses pengajuan visa yang cukup praktis karena seluruh permohonan Visitor Visa (Subclass 600) dapat dilakukan secara daring melalui sistem ImmiAccount.
Dokumen yang umumnya diperlukan antara lain:
- Paspor yang masih berlaku.
- Bukti kondisi keuangan.
- Surat keterangan bekerja atau menjalankan usaha.
- Itinerary perjalanan.
- Bukti hubungan yang kuat dengan Indonesia, seperti pekerjaan, keluarga, atau kepemilikan aset.
- Dokumen pendukung lain apabila diminta oleh petugas imigrasi.
Selama dokumen lengkap dan tujuan perjalanan jelas, peluang memperoleh visa Australia umumnya cukup baik.
3. Korea Selatan
Korea Selatan menawarkan Short-Term Tourist Visa (C-3) bagi wisatawan yang ingin berkunjung untuk keperluan liburan. Persyaratan yang biasanya diminta meliputi:
- Paspor.
- Formulir aplikasi visa.
- Pas foto.
- Rekening koran 3 bulan terakhir.
- Surat keterangan kerja atau usaha.
- Bukti tiket pesawat dan reservasi hotel.
- Itinerary perjalanan.
- Bukti kemampuan finansial.
Pemohon yang memiliki riwayat perjalanan internasional yang baik, umumnya memiliki peluang persetujuan visa yang lebih tinggi.
4. Negara Schengen
Visa Schengen memungkinkan wisatawan mengunjungi berbagai negara Eropa seperti Prancis, Belanda, Jerman, Italia, Spanyol, dan negara anggota Schengen lainnya hanya dengan satu visa.
Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:
- Paspor yang masih berlaku.
- Formulir aplikasi.
- Pas foto.
- Asuransi perjalanan dengan nilai pertanggungan minimal €30.000.
- Bukti akomodasi.
- Tiket perjalanan.
- Itinerary.
- Rekening koran 3 hingga 6 bulan terakhir.
- Surat keterangan kerja atau usaha.
- Bukti dana yang cukup selama berada di Eropa.
Meskipun persyaratannya cukup lengkap, proses pengajuan umumnya berjalan lancar apabila seluruh dokumen telah dipersiapkan dengan baik.
5. China
China memberikan Tourist Visa (L Visa) bagi wisatawan asing, termasuk pemegang paspor Indonesia, dengan persyaratan yang relatif mudah dipenuhi.
Dokumen yang biasanya diperlukan meliputi:
- Paspor yang masih berlaku.
- Formulir aplikasi visa.
- Pas foto.
- Tiket pesawat pulang-pergi.
- Reservasi hotel atau surat undangan.
- Bukti keuangan.
- Jadwal perjalanan.
- Dokumen pekerjaan atau usaha apabila diminta.
Selama seluruh persyaratan dipenuhi sesuai ketentuan, proses pengajuan visa China umumnya dapat berjalan dengan baik.
Nah, itulah negara yang paling mudah memberikan visa untuk paspor Indonesia. Meski demikian, setiap negara berhak mengubah kebijakan imigrasi sewaktu-waktu.
Karena itu, sebelum berangkat, pastikan selalu memeriksa informasi terbaru dari kedutaan atau otoritas imigrasi negara tujuan agar proses perjalanan berjalan lancar tanpa kendala.
(gas/fef)[Gambas:Video CNN]
