Anti-bau, Ini 7 Cara Merebus Jengkol yang Bikin Nikmatnya Paripurna
Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang memiliki cita rasa khas dan digemari banyak orang. Meski begitu, aroma menyengat serta teksturnya yang keras sering membuat sebagian orang ragu untuk mengolahnya di rumah.
Teknik perebusan sebenarnya berkontribusi terhadap aroma yang keluar. Bagaimana cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak bau?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, mengolah jengkol tidak sesulit yang dibayangkan jika menggunakan teknik yang tepat. Mulai dari memilih jengkol berkualitas hingga proses perebusan, setiap tahap berpengaruh terhadap hasil akhirnya.
Dengan beberapa bahan alami, bau khas jengkol juga bisa dikurangi secara signifikan. Tak hanya lebih sedap, tekstur jengkol pun menjadi empuk sehingga mudah diolah menjadi berbagai hidangan favorit.
Cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak bau
Berikut cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak bau yang bisa kamu ikuti.
1. Pilih jengkol tua yang berkualitas
Langkah pertama dimulai dari memilih jengkol yang tepat. Pilih jengkol yang sudah tua dengan ciri daging berwarna kuning keputihan dan teksturnya keras.
Jengkol tua biasanya lebih mudah empuk setelah dimasak dibandingkan jengkol muda. Selain itu, aroma menyengatnya juga cenderung lebih mudah dikurangi saat proses perebusan.
2. Kupas dan bersihkan hingga benar-benar bersih
Sebelum direbus, kupas kulit jengkol sampai bersih, termasuk selaput tipis yang masih menempel pada bijinya. Sisa kulit atau selaput bisa membuat rasa jengkol menjadi pahit sekaligus memperkuat aroma khasnya.
Membersihkan jengkol secara menyeluruh akan membuat hasil masakan lebih nikmat.
3. Rendam dengan air es atau air kapur sirih
Ilustrasi. Cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak bau. (iStock/Irzonesia) |
Salah satu cara sederhana untuk mengurangi bau jengkol adalah merendamnya selama beberapa jam atau semalaman. Kamu bisa menggunakan air es maupun air kapur sirih.
Proses perendaman ini membantu mengurangi aroma menyengat sekaligus menghilangkan rasa pahit yang terkadang masih tertinggal.
4. Rebus bersama bahan-bahan alami
Tahap berikutnya dalam cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak bau adalah menambahkan bahan alami saat perebusan.
Masukkan beberapa lembar daun salam, daun jeruk purut, atau daun jambu biji ke dalam air rebusan. Bahan-bahan ini dapat membantu menyamarkan bau khas jengkol sekaligus memberikan aroma yang lebih segar.
5. Tambahkan kopi bubuk ke air rebusan
Cara lain yang cukup populer adalah menambahkan sekitar satu sendok makan kopi bubuk ke dalam air rebusan. Kopi dipercaya mampu menyerap aroma menyengat sehingga bau jengkol menjadi lebih berkurang.
Setelah proses perebusan selesai, bilas kembali jengkol menggunakan air bersih sebelum diolah dengan bumbu.
6. Pipihkan jengkol setelah direbus
Setelah jengkol matang, geprek atau pipihkan menggunakan ulekan atau alat penumbuk. Cara ini membuat bumbu lebih mudah meresap hingga ke bagian dalam.
Selain itu, tekstur jengkol juga menjadi lebih empuk sehingga terasa lebih nikmat saat disantap.
7. Masak dengan api kecil dan tambahkan air secukupnya
Setelah proses perebusan selesai, lanjutkan memasak jengkol menggunakan api kecil. Tambahkan air secukupnya agar bumbu dapat meresap secara perlahan.
Teknik memasak tersebut membantu menghasilkan jengkol yang lebih empuk, kaya rasa, dan minim aroma menyengat.
Dengan menerapkan cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak bau secara tepat, hasil olahan akan terasa lebih lezat dan menggugah selera. Kamu bisa menikmati aneka olahan jengkol tanpa terganggu aroma menyengat, sekaligus mendapatkan hasil masakan yang lebih nikmat dan siap disajikan untuk keluarga.
(gas/asr)[Gambas:Video CNN]


