5 Tanda Bayi Siap MPASI yang Wajib Diketahui Orang Tua

CNN Indonesia
Jumat, 07 Agu 2026 19:15 WIB
Ilustrasi. Usia 6 bulan bukan satu-satunya patokan. Orang tua juga perlu memperhatikan tanda-tanda bayi siap menerima MPASI. (iStockphoto/RichLegg)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memasuki usia enam bulan, banyak orang tua mulai bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI). Tidak sedikit pula yang mengira usia menjadi satu-satunya patokan, padahal kesiapan setiap bayi bisa berbeda.

Berikut tanda bayi siap MPASI yang perlu dipahami oleh orang tua.

Sebagian bayi mungkin sudah siap sedikit lebih awal, sementara yang lain memerlukan waktu beberapa minggu lebih lama. Para ahli sepakat bahwa kesiapan perkembangan bayi lebih penting dibanding sekadar melihat usianya.

Bayi yang belum menunjukkan kemampuan fisik tertentu sebaiknya belum diberikan makanan padat, termasuk bubur.

Dengan memahami tanda-tandanya, orang tua dapat memberikan MPASI pada waktu yang tepat sekaligus mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.

Tanda bayi siap MPASI

Dikutip dari Solid Starts, selain memperhatikan usia, berikut tanda bayi siap MPASI yang perlu diperhatikan orang tua.

1. Mampu duduk tegak dengan minim bantuan

Salah satu tanda paling penting adalah bayi sudah dapat duduk tegak dengan bantuan ringan. Posisi ini memungkinkan kepala, leher, dan tubuh tetap stabil sehingga risiko tersedak saat makan dapat diminimalkan.

Bantuan minimal dapat berupa tangan orang tua, bantal penyangga di pinggul, atau handuk gulung di kursi makan bayi.

Sebaliknya, jika bayi masih harus bersandar penuh atau tubuhnya mudah terjatuh ke samping maupun ke depan, sebaiknya MPASI ditunda selama satu hingga dua minggu sambil terus melatih kekuatan otot melalui tummy time dan aktivitas bermain di lantai.

2. Dapat menopang kepala dengan stabil

Selain mampu duduk, bayi juga harus dapat mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil selama duduk. Idealnya, bayi mampu menjaga posisi tersebut sekitar 15 menit tanpa kepala terkulai ke depan atau ke samping.

Kemampuan mengontrol kepala sangat penting karena membantu bayi menelan makanan dengan aman. Jika kepala masih sulit dikendalikan, bayi belum siap menerima makanan padat meskipun usianya telah menginjak enam bulan.

3. Mampu meraih benda dan membawanya ke mulut

Perkembangan koordinasi tangan dan mulut juga menjadi indikator kesiapan MPASI. Bayi yang siap umumnya sudah dapat mengambil mainan saat duduk, kemudian membawanya ke mulut sebagai bagian dari proses eksplorasi.

Kemampuan ini menunjukkan koordinasi motorik halus mulai berkembang sehingga bayi lebih siap belajar memegang dan memasukkan makanan sendiri. Aktivitas tersebut juga membantu bayi mengenal tekstur serta bentuk makanan saat memasuki fase MPASI.

4. Menunjukkan minat terhadap makanan

Tanda berikutnya adalah bayi mulai tertarik dengan makanan yang dikonsumsi orang lain. Misalnya, bayi memperhatikan saat orang tua makan, mencoba meraih makanan di meja, membuka mulut ketika melihat makanan, atau tampak penasaran dengan aktivitas makan di sekitarnya.

Rasa ingin tahu terhadap makanan menunjukkan bayi mulai siap mengenal pengalaman makan. Namun, ketertarikan saja belum cukup. Orang tua tetap perlu memastikan seluruh tanda kesiapan lainnya juga sudah muncul sebelum memberikan MPASI.

5. Seluruh tanda kesiapan muncul secara bersamaan

Hal terpenting yang perlu diingat adalah bayi harus menunjukkan semua tanda kesiapan, bukan hanya satu atau dua di antaranya. Jika salah satu kemampuan belum berkembang, sebaiknya tunggu hingga bayi benar-benar siap.

Mayoritas bayi siap memulai MPASI pada usia sekitar enam bulan. Namun, beberapa bayi baru siap mendekati usia tujuh bulan dan hal tersebut masih tergolong normal.

Sebaliknya, memberikan MPASI terlalu dini, misalnya pada usia empat bulan tanpa indikasi medis, umumnya tidak dianjurkan karena sistem perkembangan bayi belum siap menerima makanan padat sebagai sumber nutrisi utama.

Memahami tanda bayi siap MPASI akan membantu orang tua menentukan waktu terbaik untuk memperkenalkan makanan pendamping ASI. Semoga bermanfaat!

(gas/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK