Punya Kondisi Langka, Ini 6 Ciri Orang yang Punya Daya Ingat Tajam

CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 08:15 WIB
Ciri orang yang punya daya ingat tajam
Ilustrasi. Kondisi hyperthymesia membuat orang memiliki daya ingat tajam. Simak ciri-cirinya. (Natasha Riyandani)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Punya daya ingat tajam? Seseorang dengan kondisi hyperthymesia atau Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM) yang terbilang langka ditandai dengan daya ingat tajam melebihi orang pada umumnya. Berikut ciri orang yang punya daya ingat tajam terutama dengan kondisi HSAM.

Hyperthymesia merupakan kondisi yang tergolong langka. Kondisi ini membuat seseorang mampu mengingat hampir setiap peristiwa dalam kehidupan pribadinya dengan tingkat detail yang sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri orang yang punya daya ingat tajam

Dengan kondisi hyperthymesia, seseorang tak hanya memiliki daya ingat tajam tapi juga memiliki ciri-ciri lain sebagai berikut.

1. Mampu mengingat peristiwa lama dengan detail

Melansir dari Medical News Today, orang dengan hyperthymesia dapat mengingat kejadian dari masa lalu secara sangat spesifik. Ingatan tersebut dapat mencakup tanggal, tempat, percakapan, hingga detail lain yang berkaitan dengan suatu pengalaman.

Kemampuan mengingat ini terutama berkaitan dengan memori autobiografis, yaitu ingatan tentang diri sendiri dan pengalaman yang pernah dialami.

2. Memiliki ingatan jangka panjang yang kuat

Orang dengan HSAM kemungkinan memproses memori jangka pendek dengan cara yang tidak jauh berbeda dari kebanyakan orang. Perbedaannya lebih terlihat pada kemampuan menyimpan dan mengingat kembali memori jangka panjang.

Hal ini membuat pengalaman yang sudah terjadi bertahun-tahun lalu tetap dapat diingat dengan jelas. Bahkan, beberapa orang dengan HSAM dilaporkan kesulitan melupakan pengalaman tertentu dalam hidup mereka.

3. Dapat mengingat tanpa teknik khusus

Hyperthymesia berbeda dari sekadar kemampuan menghafal. Orang dengan kondisi ini tidak perlu menggunakan mnemonic atau metode tertentu untuk mengingat rangkaian informasi tentang pengalaman pribadinya. Ingatan tersebut dapat muncul kembali dengan relatif mudah ketika mereka mencoba mengingat kejadian yang pernah dialami.

4. Sangat tertarik pada kenangan pribadi

Orang dengan hyperthymesia cenderung memiliki ketertarikan yang besar terhadap kenangan mengenai dirinya sendiri. Mereka dapat menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kembali berbagai peristiwa yang pernah terjadi.

Kebiasaan tersebut juga menjadi salah satu teori yang menjelaskan kemampuan mereka mengingat dengan sangat baik. Mengingat pengalaman secara berulang diduga dapat membantu memperkuat memori.

5. Dapat berkonsentrasi secara mendalam

Orang dengan hyperthymesia juga dapat menunjukkan kemampuan berkonsentrasi secara mendalam. Mereka mampu memberikan perhatian yang kuat pada hal tertentu, termasuk ketika sedang memikirkan atau mengingat kembali pengalaman pribadi.

Namun, tidak jarang ingatan yang muncul secara spontan dapat mengalihkan perhatian mereka. Ketika sebuah kenangan muncul saat sedang melakukan aktivitas lain, mereka dapat kehilangan fokus karena perhatian beralih pada pengalaman tersebut.

6. Memiliki kecenderungan obsesif

Beberapa orang dengan hyperthymesia juga dilaporkan lebih sering melamun atau berfantasi. Ada pula karakteristik tertentu yang menyerupai kecenderungan obsesif, tetapi hal ini tidak berarti hyperthymesia merupakan gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

(han/els)