6 Amalan Sunah Rabiulawal, Ibadah di Bulan Kelahiran Nabi Muhammad
Bulan Rabiulawal memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Momentum Rabiulawal juga kerap dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja amalan sunah Rabiulawal yang bisa dilakukan untuk meraih keberkahan. Dengan menghidupkan bulan ini melalui ibadah, seorang muslim tidak hanya mengenang kelahiran Nabi, tetapi juga meneladani ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal Rabiulawal 1448 Hijriah jatuh pada hari ini, Jumat (14/8) Masehi. Adapun peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiulawal 1448 H jatuh pada Selasa (25/8) mendatang. Ini dia beberapa amalan sunah Rabiulawal.
1. Berpuasa sunah
Salah satu amalan sunah Rabiulawal yang dianjurkan, yaitu berpuasa. Dalam sejumlah riwayat, puasa Senin memiliki keutamaan karena merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Mengutip laman Kemenag, puasa adalah tindakan ibadah yang dianjurkan dan dianggap sangat baik dalam Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW;
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ
Artinya: "Nabi Saw ditanya mengenai puasa hari Senin. Beliau menjawab; Itu adalah hari aku dilahirkan, pada hari itu aku diutus dan pada hari itu aku mendapatkan wahyu."
2. Memperbanyak selawat
Membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW sangat dianjurkan, terlebih di bulan kelahirannya. Menurut Syekh Abdul Hamid Qudus, memperbanyak selawat disunahkan selama bulan Rabiulawal. Ia berkata:
اعلم أنه يطلب فى هذا الشهر كثرة الصيام, والصلاة على نبينا سيد الأنام, صلى الله تعالى وسلم عليه وزاده شرفا وكرما لديه
Artinya; Ketahuilah bahwa dianjurkan pada bulan ini (Rabiul Awwal) untuk memperbanyak melakukan puasa sunah dan membaca shalawat kepada pemimpin umat Nabi Muhammad Saw"
3. Mengisi Maulid Nabi dengan ibadah
Peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu tradisi yang banyak dilakukan umat Islam di bulan ini. Kegiatan seperti pembacaan kisah kelahiran dan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW menjadi sarana mengenal Rasulullah lebih dekat.
Mengutip laman Baznas RI, Imam Suyuthi dalam Al-Wasail fi Syarhis Syamail menjelaskan mengenai keutamaan membaca kisah kelahiran Nabi. Umat Islam dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi sekaligus memperkuat pemahaman terhadap perjalanan hidup beliau.
4. Memperbanyak baca Al-Qur'an
Ilustrasi. Memperbanyak baca Al-Qur'an merupakan salah satu amalan sunah Rabiulawal. (iStock/mgstudyo) |
Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang selalu bernilai besar. Namun, menjadikannya sebagai rutinitas di bulan Rabiulawal akan menambah semangat ibadah seorang muslim. Tilawah, tadabbur, dan mengamalkan isi Al-Qur'an menjadi bentuk kecintaan kepada kitab suci.
Rasulullah SAW pun bersabda: "Barang siapa membaca satu huruf dari Al-Qur'an maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu akan dilipatgandakan menjadi sepuluh." (HR. Tirmidzi).
5. Bersedekah dan berbuat baik
Rabiulawal juga dapat diisi dengan memperbanyak sedekah. Memberi bantuan kepada fakir miskin, menjenguk orang sakit, atau membantu tetangga yang kesulitan menjadi wujud kepedulian sosial yang sangat dianjurkan.
6. Meneladani akhlak Rasulullah SAW
Amalan sunah Rabiulawal lainnya, yakni meneladani akhlak Rasulullah. Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pribadi yang jujur, amanah, sabar, lembut, dan penuh kasih sayang.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu." (QS. Al-Ahzab: 21).
Berbagai amalan sunah Rabiulawal bukan sekadar rangkaian ibadah seremonial, melainkan upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW. Selamat beribadah.
(rti)
