Gempa M7,7 NTT: Tak Ada Wisatawan Jadi Korban Jiwa
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan tidak ada wisatawan yang menjadi korban jiwa dalam gempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang wilayah tersebut.
"Tak ada wisatawan yang menjadi korban jiwa," kata Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, dikutip dari Antara, Sabtu (15/8).
Ia juga memastikan sektor pariwisata di Labuan Bajo aman untuk dikunjungi pascagempa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah cek di Pelabuhan, di bandara semuanya aman, tidak ada kerusakan, termasuk fasilitas umum lainnya," ujarnya.
Lihat Juga : |
Ia menyampaikan hal tersebut ketika ditanya soal dampak gempa bagi sektor pariwisata di Labuan Bajo.
Edistasius mengatakan beberapa menit setelah gempa air laut sempat naik hingga 0,3 meter. Namun, menurut BMKG, tsunami tersebut tidak berbahaya.
"Pascagempa KSOP juga pada pukul 10.00 Wita sudah mengizinkan kembali kapal-kapal wisata untuk berlayar," tuturnya.
Ia mengatakan saat ini penerbangan dari daerah lain ke Labuan Bajo, serta sebaliknya juga sudah berjalan normal lagi.
Terkait wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Padar, katanya, semua wisatawan telah dievakuasi ke titik yang aman dan sudah beraktivitas kembali.
Terpisah, Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata memastikan keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama penanganan bencana di kawasan destinasi super prioritas Floratama (Flores, Alor, Lembata, dan Bima).
Sebanyak 986 wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Padar akibat penutupan sementara pelayaran disebut telah berhasil dipulangkan dan tiba kembali dengan selamat di Labuan Bajo.
Seluruh tamu hotel di kawasan Labuan Bajo juga telah dievakuasi ke titik aman luar gedung, antara lain di kawasan Natas Parapuar dan Lapangan RSUD Komodo. Wisatawan (dari Meurorah Hotel) yang sempat dievakuasi ke Puncak Waringin kini telah kembali ke akomodasi masing-masing.
Hasil pemantauan sementara Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terhadap infrastruktur dan fasilitas pariwisata hingga pukul 13.45 WITA mencatat bahwa Hotel Jayakarta (Manggarai Barat) mengalami kerusakan struktur pada beberapa bagian bangunan yang roboh.
Seluruh tamu dan karyawan dipastikan aman dan telah direlokasi ke hotel terdekat yang aman.
Di Nagekeo, Hotel Papita Mbay dilaporkan mengalami kerusakan parah dan saat ini koordinasi lanjutan terus dilakukan.
Sementara itu, Hotel Ayana, Ta'aktana Marriott, Crown, Menjaga Bay, Luwansa, Sudamala, dan Meurorah secara umum dalam kondisi aman dengan beberapa catatan retakan minor.
Jaringan listrik dan internet di sebagian besar akomodasi tersebut telah kembali beroperasi normal.
Restoran La Moringga dan Escape Bajo di Manggarai Barat dilaporkan hanya mengalami kerusakan ringan/minor dan beroperasi secara kondusif dengan seluruh staf serta pengunjung aman.
(lom)

