5 Model Celana yang Bikin Kaki Kamu Terlihat Lebih Jenjang

CNN Indonesia
Sabtu, 05 Sep 2026 02:00 WIB
Ilustrasi. Pemilihan model celana bisa mengubah siluet kaki tampak lebih jenjang. Berikut lima model celana yang bisa dicoba. (Foto: istockphoto/AnnaZhuk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak perlu selalu mengandalkan sepatu hak tinggi untuk membuat kaki terlihat lebih panjang. Pemilihan model celana juga bisa mengubah proporsi tubuh secara visual.

Beberapa model celana dapat membuat garis kaki terlihat lebih panjang karena posisi pinggang, potongan, hingga panjang celana yang dikenakan. Efeknya akan membantu mengubah cara mata melihat proporsi tubuh.

Berikut lima model celana yang bisa dicoba jika ingin mendapatkan ilusi kaki lebih jenjang.

1. Celana high waist

Kalau harus memilih satu model, celana high-waist atau high-rise bisa jadi pilihan. Model ini memiliki posisi pinggang yang lebih tinggi sehingga bagian tubuh yang terlihat sebagai awal kaki ikut bergeser ke atas. Hasilnya, bagian torso atau batang tubuh akan terlihat lebih pendek dan kaki tampak lebih panjang.

Melansir Vogue, celana high waist memiliki efek leg-elongating atau memanjangkan kaki secara visual. Celana model ini bahkan disebut dapat memberikan ilusi tambahan beberapa inci pada panjang kaki.

2. Celana flare atau bootcut

Ilustrasi celana bootcut (Foto: iStockphoto/tixti)

Berikutnya ada celana flare atau bootcut, terutama yang memiliki potongan pinggang tinggi. Celana flare biasanya mengikuti bentuk kaki hingga sekitar lutut, kemudian melebar ke bagian bawah. Sementara bootcut memiliki pelebaran yang lebih sedikit dan lebih halus di bagian bawah.

Potongan tersebut menciptakan garis vertikal yang panjang dari pinggang hingga ujung celana. Model ini juga kembali mendapat perhatian dalam tren denim 2026.

Mengutip InStyle, kembalinya flare jeans dan menyebut siluet tersebut dapat memberikan efek kaki lebih panjang, terutama bagi perempuan bertubuh petite. Triknya akan semakin terasa jika celana flare dipadukan dengan atasan yang tidak terlalu panjang atau dimasukkan ke dalam celana.

3. Celana panjang full-length

Bukan hanya potongannya, panjang celana juga berpengaruh. Celana yang jatuh hingga mendekati atau menutupi bagian atas sepatu dapat menciptakan garis kaki yang lebih panjang. Who What Wear merekomendasikan celana high-waist dengan panjang yang mendekati lantai untuk menciptakan efek tersebut.

Logikanya sederhana, semakin sedikit garis horizontal yang memotong kaki, semakin panjang pula garis vertikal yang terlihat. Karena itu, dibandingkan celana high waist yang berhenti tepat di mata kaki, celana high waist dengan panjang full length bisa memberikan efek kaki yang lebih menyatu dan memanjang.

4. Celana bermotif garis vertikal

Kalau ingin bermain dengan motif, celana bergaris vertikal bisa menjadi pilihan. Garis yang bergerak dari atas ke bawah membantu mengarahkan pandangan mengikuti arah vertikal tubuh. Efeknya, tubuh termasuk bagian kaki dapat terlihat lebih panjang.

Tidak harus menggunakan garis yang sangat tebal atau mencolok. Garis-garis tipis yang memanjang dari pinggang ke bawah sudah dapat membantu menciptakan arah visual tersebut.

5. Celana hitam high-waist dengan sedikit flare

Kalau ingin menggabungkan beberapa trik sekaligus, coba celana hitam berpinggang tinggi dengan potongan slim dan sedikit melebar di bagian bawah. Model ini bekerja dengan dua cara.

Pinggang yang tinggi membuat kaki terlihat dimulai lebih atas, sementara sedikit flare di bagian bawah membantu mempertahankan garis vertikal hingga ke kaki.

Warna hitam juga membuat siluet terlihat lebih menyatu, terutama jika celana dipadukan dengan sepatu berwarna senada. Dengan begitu, batas antara celana dan sepatu tidak terlalu mencolok sehingga garis kaki terlihat lebih panjang.

Pada dasarnya, celana tidak benar-benar membuat kaki menjadi lebih panjang. Yang berubah adalah proporsi tubuh yang terlihat oleh mata. Bayangkan tubuh terbagi menjadi dua bagian, torso dan kaki.

Ketika celana memiliki posisi pinggang rendah, garis pinggang berada lebih bawah sehingga bagian torso terlihat lebih panjang dan kaki tampak lebih pendek. Sebaliknya, ketika garis pinggang dinaikkan, torso terlihat lebih pendek dan bagian kaki seolah mengambil porsi lebih besar.

(anm/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK