Pencinta Anabul Simak Ya, Ini Cara agar Kucing Tidak Mencakar Sofa

CNN Indonesia
Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB
Ilustrasi kucing mencakar sofa. (iStockphoto/noreefly)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebiasaan kucing mencakar sofa, karpet, hingga lemari tak jarang membuat pemilik hewan peliharaan memutar otak agar hal itu tidak terulang.

Kendati berisiko merusak perabotan rumah, perilaku menggaruk ini sebenarnya merupakan dorongan alamiah yang tertanam kuat dalam naluri seekor kucing.

Mengutip pandangan dari Purina dan Merrimac Valley, memahami motif di balik perilaku merusak ini menjadi kunci utama untuk mengalihkan kebiasaan buruk anabul (anak bulu).

Aktivitas kucing mencakar sofa atau perabotan lain tidak dilakukan tanpa alasan. Terdapat empat pemicu utama di balik kebiasaan tersebut:

- Mengasah Cakar: Berbeda dengan kuku manusia, cakar kucing tumbuh secara berlapis. Mencakar berfungsi melepas lapisan kuku luar yang mati sekaligus mengasah lapisan baru di dalamnya agar tetap tajam untuk berburu dan memanjat.

- Menandai Teritorial: Telapak kaki kucing menyimpan kelenjar aroma unik. Saat menggaruk sofa, kucing sedang mendistribusikan aromanya untuk menandai area kekuasaan. Perilaku ini juga bisa mengindikasikan bahwa kucing sedang merasa stres atau cemas.

- Mengusir Kebosanan: Gesekan cakar pada tekstur kain sofa memberikan sensasi fisik yang menyenangkan. Kucing yang kurang stimulasi mainan akan mencakar furnitur untuk mengisi waktu senggang.

- Mencari Perhatian: Kucing memahami bahwa mencakar sofa akan memicu respons dari pemiliknya. Selain itu, aksi ini kerap menjadi sarana meluapkan kegembiraan atau melepaskan kelebihan energi.

Cara Efektif Mencegah Kucing Mencakar Sofa atau Perabotan

Alih-alih memarahi, pemilik dianjurkan untuk mengarahkan naluri alami tersebut ke media yang lebih aman melalui metode berikut:

1. Sediakan Tempat Mencakar yang Kokoh: Berikan tiang atau papan garukan khusus kucing dengan kualitas material yang baik. Pastikan tiang berdiri stabil dan tidak mudah goyah saat ditarik oleh kucing.

2. Posisikan Tiang Garuk di Dekat Sofa: Tempatkan scratching post tepat di sebelah area perabotan yang paling sering menjadi sasaran garukan untuk mempermudah pengalihan fokus.

3. Manfaatkan Tanaman Catnip: Taburkan serbuk catnip pada media garukan baru. Senyawa nepetalactone dalam catnip ampuh memikat penciuman dan meningkatkan ketertarikan kucing pada tiang garuk.

4. Beri Penghargaan: Berikan pujian atau camilan (treats) setiap kali kucing mau mencakar tiang yang telah disediakan. Metode ini melatih kucing memahami bahwa mencakar tiang garuk memberikan hasil yang menyenangkan.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK